Kamis, 13 Mei 2021 12:33

Terdampak Gempa, Enam Bangunan Sekolah di Trenggalek Alami Rusak Berat dan Ringan

Minggu, 11 April 2021 14:49 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Herman Subagyo
Terdampak Gempa, Enam Bangunan Sekolah di Trenggalek Alami Rusak Berat dan Ringan

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Guna memastikan kerusakan bangunan sekolah akibat gempa bermagnitudo 6,1 SR yang terjadi pada Sabtu (10/4/2021) kemarin, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Trenggalek melakukan peninjauan ke beberapa titik bangunan sekolah, Minggu (11/4/2021).

Saat berada di lokasi SMPN 2 Tugu, Totok mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi di lapangan yang dilakukan oleh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, sampai saat ini terdapat 6 bangunan sekolah yang mengalami kerusakan ringan maupun berat.

"Ada 6 sekolahan, yang pertama SMPN 2 Tugu, TK 1 Ngadisuko, SDN 1 Jambu, PAUD Al Munnajah, SMP Islam Durenan, dan SDN 1 Ngadirenggo," kata Totok.

Totok mengatakan, bangunan sekolah yang paling parah mengalami kerusakan akibat gempa adalah SMPN 2 Tugu. Di sana terdapat dua ruang kelas, VIII A dan B yang mengalami kerusakan yang cukup parah.

BACA JUGA : 

Program Insentif Rp200 Ribu untuk Keluarga Sehat Tuai Pertanyaan Wakil Ketua DPRD Trenggalek

Keluarga Sehat di Trenggalek Bakal Dapat Insentif 200 Ribu Tiap Bulan, Mau? Simak Syaratnya

Libur Idulfitri, Pemkab Trenggalek Terapkan Pembatasan Jumlah Pengunjung Wisata

Deteksi Kewaspadaan Dini, Bakesbangpol Trenggalek Gelar Rakor

Dia kemudian menjelaskan nilai kerugian dan kerusakan lain yang terjadi di SMPN 2 Tugu Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek. "Jadi nilai kerugian bangunannya diperkirakan Rp175 juta, kemudian ada 32 kursi sama 16 meja," jelasnya.

Menanggapi situasi tersebut, Totok akan mengupayakan perbaikan atau rehab berat bangunan SMPN 2 Tugu melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) tahun ini. "Untuk yang Tugu ini (SMPN 2 Tugu) akan kami prioritaskan, yang kurang prioritas nanti kami geser," ucapnya.

Sementara untuk sekolahan yang lain, hanya mengalami kerusakan ringan seperti kerusakan genteng yang terjadi di TK Ngadisuko, SDN 1Jambu, PAUD Al Munnajah, dan SMP Islam Durenan.

"Jadi kerusakan genteng itu nanti akan kami upayakan (perbaikan) melalui dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) atau dana BOP," ucapnya.

Kemudian kerusakan lainnya, kata dia, juga terjadi di SDN 1 Ngadirenggo Kecamatan Pogalan. Kerusakan itu berupa retakan pada dinding sekolah akibat guncangan gempa. (man/zar)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...