Kamis, 13 Mei 2021 13:11

Iptu Agnis Juwita, Kapolsek Wanita Pertama di Sedati Sidoarjo, Sosok Kartini Masa Kini​

Rabu, 21 April 2021 23:21 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy Herlambang
Iptu Agnis Juwita, Kapolsek Wanita Pertama di Sedati Sidoarjo, Sosok Kartini Masa Kini​
Kapolsek Sedati Iptu Agnis J Manurung saat berada di ruang kerjanya.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Menjadi pemimpin wanita satu-satunya di lingkungan polsek wilayah hukum Polresta Sidoarjo, Kapolsek Sedati Iptu Agnis Juwita Manurung, S.I.K., M.M., M.Si., harus memiliki sikap tegas ke anggota dan jajaranya yang mayoritas kaum laki-laki.

Ditemui di ruang kerjanya, wanita yang mengenyam pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2013 ini mengungkapkan keteladannya terhadap sosok pejuang wanita Raden Ajeng (RA) Kartini. Keteladanan terhadap perjuangan RA Kartini dalam persamaan hak atau emansipasi wanita itulah yang juga menjadi salah satu alasan dirinya menjadi anggota Polisi Wanita (Polwan).

"Meneladani perjuangan RA Kartini, salah satu alasan saya menjadi anggota Polri. Saat saya memutuskan menjadi Polwan, saya menyadari pekerjaan ini bukan sekadar membawa kebanggaan di pundak saya dan bukan pekerjaan yang mudah. Tapi keteladanan RA Kartini yang membuat tekad saya bulat dan restu serta dukungan kedua orangtua yang menyetujui saya masuk Polri," kata Iptu Agnis, Selasa (21/4/2021).

Lebih jauh, anak kedua dari dua bersaudara dari Alm W. Manurung dan Ny. Dorianna Siahaan ini mengungkapkan jika tantangan menjadi polisi wanita adalah ketika mendapat hal atau tugas yang sama dengan polisi laki-laki.

BACA JUGA : 

Lomba Fashion Show Kepala OPD dan Camat, Bantu Kembangkan Produk UMKM Surabaya

Ramadan dan Hari Kartini, Dharma Wanita Persatuan Kota Pasuruan Bagikan Ratusan Sembako

Peringati Hari Kartini, Pemkot Beri Layanan KB Gratis Khusus KTP Surabaya

Momentum Hari Kartini, Wabup Dewi Khalifah Berharap Kaum Hawa Lebih Berperan, Kreatif, dan Inovatif

"Dengan tugas yang sama sebagai anggota Polri, tetapi sebagai wanita (Polwan, red) kami masih mempunyai beban sosial dan budaya sebagai kaum perempuan, namun diwajibkan mampu mengayomi dan melindungi masyarakat dengan tugas-tugas kepolisian. Sebab, semua itu tanggung jawab saya sebagai anggota Polri," ungkap polwan yang berparas cantik ini.

Namun dengan meneladani perjuangan RA Kartini, tugas-tugas tersebut menurut Iptu Agnis terasa mudah. Semangat emansipasi wanita yang selalu digembor-gemborkan dan diperjuangkan oleh Ibu Kartini selalu dia bahwa saat tugas di mana pun.

"Semangat perjuangan Ibu Kartini harus bersemi di hati seluruh anggota Polwan di Indonesia. Polwan harus berkarya untuk melayani dan menjadi teladan baik di masyakarat. Karena Polwan mencerminkan Ibu yang menjadi pengayom, pengaman di masyarakat," ungkap polwan yang pernah bertugas di Polres Malang dan Polres Jember ini.

"Polwan Indonesia harus melebarkan senyuman, tinggikan sabarmu, rendahkan hatimu, keluarkan aura cantikmu dan kuatkan semangatmu. Air mata, keringat, keluhkesah, letih, lemah adalah teman sehari-harimu, tetap semangat, Polwanku kau Kartiniku," pungkasnya. (cat/ian)

Jual Telur Infertil, 2 Warga Pasuruan Dicokok Polisi
Senin, 10 Mei 2021 23:24 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Aparat Polres Pasuruan mengamankan 2 orang pelaku perdagangan telur ayam infertil. Selain memperdagangkan telur infertil atau afkir, keduanya juga menjual limbah telur tak layak konsumsi, kepada produsen roti rumahan...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 13 Mei 2021 08:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Tulisan Dahlan Iskan tentang Revolusi Energi edisi 2 ini menarik dinikmati pada Hari Raya Idul Fitri. Memang tergolong berat dan berbobot. Tapi mudah dicerna. Apalagi ditulis secara "sederhana" dalam bentuk pointer-pointer ...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...