Selasa, 22 Juni 2021 02:56

Tinjau Operasi Pasar Murni, Wali Kota Kediri Imbau Masyarakat Belanja Secara Bijak dan Cerdas

Rabu, 05 Mei 2021 23:23 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Tinjau Operasi Pasar Murni, Wali Kota Kediri Imbau Masyarakat Belanja Secara Bijak dan Cerdas
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat berbincang dengan salah satu warga yang hendak membeli beras. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meninjau pelaksanaan Operasi Pasar Murni di Kantor Kelurahan Bandar Lor, Rabu (5/5). Pada kesempatan ini, Wali Kota Kediri juga ikut melayani masyarakat yang membeli berbagai komoditas yang dijual di Operasi Pasar Murni.

Operasi Pasar Murni digelar untuk mengendalikan beberapa harga komoditas bahan pokok yang melonjak. Sehingga inflasi di Kota Kediri dapat terus terjaga.

Pada bulan April lalu, inflasi bulanan di Kota Kediri sebesar 0,31 persen. Di mana pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,68 persen.

Usai meninjau pelaksanaan Operasi Pasar Murni, Abdullah Abu Bakar menjelaskan bahwa stok kebutuhan bahan pokok di Kota Kediri sampai dengan hari ini masih aman. Kenaikan harga juga masih terkendali.

BACA JUGA : 

Wali Kota Kediri Sampaikan Tanggapan atas PA Fraksi Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD

Paparkan Strategi Pemulihan Ekonomi, Wali Kota Kediri: Dengan Digitalisasi Ekonomi

Hadiri Konfercab IX PCNU kota Kediri, Wali Kota: Kita Beri Honor Guru TPQ

Kadin Kabupaten Kediri Siapkan Sarpras Pendukung Bandara Dhoho

“Kalau inflasinya terjaga lalu masyarakatnya juga cara berbelanjanya juga bijak, maka Insya Allah inflasi di Kota Kediri terjaga terus. Kita juga update data setiap harinya seperti apa," kata Mas Abu, sapaan akrab Wali Kota Kediri itu.

Biasanya, lanjut Mas Abu, mendekati Hari Raya Idul Fitri ini harga cenderung melonjak. Untuk menjaga stabilitas harga itu, maka diadakan operasi pasar. "Ini sudah menjadi tradisi, bahwa kalau ada lonjakan-lonjakan diadakan operasi pasar," katanya.

Wali Kota Kediri juga mengimbau agar masyarakat berbelanja secara cerdas dan bijak. Karena biasanya menjelang Hari Raya Idul Fitri ini masyarakat berbelanja secara berlebihan.

“Pelaksanaan Operasi Pasar Murni ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang baik. Pembeli di sini adalah masyarakat dan bukan pedagang. Saya rasa ini sudah tepat sasaran," imbuh Mas Abu.

Sementara itu, Kepala Disperdagin Kota Kediri Tanto Wijohari menyampaikan bahwa Operasi Pasar Murni telah dimulai sejak tanggal 27 hingga 30 April, lalu dilanjutkan pada tanggal 3 hingga 5 Mei di 18 Kelurahan.

Komoditas yang dijual antara lain, beras dengan kemasan 5 kilogram seharga Rp 45.000, gula seharga Rp 10.500 per kilogram, minyak goreng seharga Rp 11.250 per liter, dan telur dengan harga 18.500 per kilogram.

Setiap warga dibatasi pembeliannya, yakni beras 2 kantong kemasan 5 kilogram, 2 kilogram telur, 2 kilogram gula, dan 2 liter minyak.

“Sejauh ini tidak ada kendala. Kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan bagus. Kami juga sediakan hand sanitizer, masker, dan petugas kesehatan dari dinkes. Ketersediaan stok saat ini juga aman," terang Tanto.

Masyarakat begitu antusias dalam pelaksanaan Operasi Pasar Murni. Salah satunya, Nancy asal Kelurahan Bandar Lor. “Harganya di sini lebih murah dari harga di pasaran. Senang ada operasi pasar ini. Semoga ada lagi. Karena saya sebagai warga sangat bersyukur harganya lebih murah,” ujar Nancy. (uji/rev)

Jambret Hp di Pasuruan Babak Belur Dihakimi Massa
Senin, 21 Juni 2021 23:15 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pelaku jambret seorang ibu-ibu di Kota Pasuruan, Jawa Timur, babak belur dihajar massa pada Sabtu (19/06/2021) malam kemarin. Seperti inilah rekaman video amatir milik salah satu warga, saat pelaku jambret berinisial...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Senin, 21 Juni 2021 06:15 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meski diblokade oleh Amerika Serikat (AS), ternyata Iran tetap berkembang. Bahkan ilmu kedokteran di negeri para mullah itu berkembang sangat dahsyat. Termasuk transplantasi hati. Dokternya, Dr Ali Malek Hossein...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...