Rabu, 16 Juni 2021 15:50

Ismail Makky dan Ayik Suhaya: Fee Proyek Sudah Jadi Rahasia Umum di Pasuruan, Mari Buka Mata

Jumat, 07 Mei 2021 16:34 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Supardi
Ismail Makky dan Ayik Suhaya: Fee Proyek Sudah Jadi Rahasia Umum di Pasuruan, Mari Buka Mata
Ismail Makky (kanan).

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemberian fee dari pemenang tender kepada oknum yang mengondisikan lelang proyek bukanlah hal yang tabu di Pasuruan. Hal ini sudah menjadi rahasia umum, bahwa harus ada cuan yang dibayarkan agar bisa memenangkan tender atau lelang pengadaan barang dan jasa.

Demikian disampaikan Ismail Makky, Ketua LSM Forum Rembug Masyarakat Timur (Format) dan Ayik Suhaya, Bupati Lira Pasuruan.

Makky lalu menyontohkan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Wali Kota Pasuruan Setiyono pada 2018 lalu. "Wali Kota Pasuruan (saat itu, red) terima fee proyek Rp 115 juta dari kontraktor Muhamad Baqir. Penangkapan itu hanyalah persoalan fee proyek, dan sudah menjadi rahasia umum lagi untuk dipublikasi. Pasalnya, setiap proyek memiliki keuntungan yang bisa dibagi-bagi," cetus Makky.

Karena itu, ia mengaku tak terkejut saat di Kabupaten Pasuruan muncul bagi-bagi fee dari proyek TPA Wonokerto di Kecamatan Sukorejo. Seperti diberitakan HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE.com, bahwa ada dugaan aliran fee 8 persen atau setara hampir Rp 1 miliar dari proyek TPA Wonokerto yang senilai Rp. 13 miliar.

BACA JUGA : 

Audiensi dengan Sejumlah LSM, Pimpinan DPRD Pasuruan Jelaskan Mekanisme Usulan Pokir

Pansus I Berhalangan, Raker DPRD Pasuruan dengan Pegiat LSM Soal Raperda Pilkades Batal Digelar

Pengerjaan Proyek Mal GPP Pasuruan Ditarget Juli Rampung 100 Persen

DPKP Pasuruan Tambah Pekerjaan Interior di Pembangunan Gedung GPP

Makky mengungkapkan, bahwa bagi-bagi fee dari proyek TPA itu melibatkan satu oknum aktivis LSM berinisial LS yang sudah dikenal sebagai spesialis pengondisian proyek di Pemkab Pasuruan. "LS Ketua LSM Pusaka itu di Pasuruan sudah bukan rahasia umum pemain pengondisian proyek," ungkapnya.

Menurutnya, pemberian fee proyek oleh pihak rekanan kepada dinas lewat LS sudah jadi tradisi. "Dan, permintaan fee di kalangan rekanan di Pasuruan terang-terangan. Permintaan fee proyek ke rekanan tak canggung. Bahkan, tidak segan-segan minta DP dengan alasan untuk keamanan," kata Makky yang diamini Ayik Suhaya.

Terkait hal ini, Makky mendukung aparat penegak hukum, baik KPK maupun Kejaksaan untuk mengusut pembagian fee tersebut, lantaran sudah menjadi tradisi dan mengakar dalam lelang proyek.

Pada umumnya, lanjut Makky, fenomena pemberian fee terjadi di semua daerah di wilayah Indonesia. “Jadi tidak heran apabila ada pejabat publik kena OTT, pasti diikuti juga penangkapan pihak kontraktornya. Ini sudah sangat jelas, bahwa mereka pasti mendapatkan fee dari proyek yang dikerjakan kontraktor itu,” ujarnya.

"Mari buka mata, berapa banyak gaji para pejabat di negara ini, sehingga mereka memiliki begitu banyak harta, seperti mobil, rumah mewah. Anaknya sekolah di luar negeri, bahkan tiap pekan mereka melancong ke sana ke mari. Sudah dipastikan uang diperoleh dari hasil korupsi," tuturnya.

"Di negara ini, khususnya Pasuruan, fee proyek 8 sampai 10 persen berlaku sudah lama untuk pemenang tender. Sebab kalau tidak mengeluarkan komitmen fee 8 sampai 10 persen dari nilai anggaran proyek itu, jangan harap tahun depan mendapatkan proyek lagi alias siap-siap saja gigit jari," pungkas Ismail Makky. (par/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...