Minggu, 20 Juni 2021 19:06

Sebulan, Polres Pasuruan Amankan 21 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba, 1 Bandar Tewas

Selasa, 11 Mei 2021 01:09 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Andy Fachrudin
Sebulan, Polres Pasuruan Amankan 21 Tersangka Penyalahgunaan Narkoba, 1 Bandar Tewas
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan saat merilis 21 tersangka di halaman Mapolres Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pasuruan dalam 1 bulan selama Ramadan berhasil mengamankan 21 tersangka budak penyalahgunaan narkoba, yakni sabu-sabu. Dari 21 tersangka, salah satu di antaranya tewas usai dilumpuhkan oleh pihak berwajib.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari 21 tersangka sebanyak 74,9 gram sabu-sabu. “Dari 17 kasus penyalahgunaan narkotika dan psikotropika, rata-rata yang diamankan ini residivis. Dan narkoba ini benar-benar tidak memandang kasta, status sosial, status pendidikan, dari guru ngaji, anak tokoh agama, anak tokoh masyarakat,” ungkap Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan dalam konferensi pers, Senin (10/5/2021) siang.

Adapun satu tersangka yang harus ditembak mati adalah Arip B, bandar narkoba asal Plososari, Kecamatan Grati. Ia mendapat tembakan terukur dari petugas lantaran berusaha melawan dan melarikan diri saat hendak ditangkap.

Kata AKBP Rofiq, tersangka Arip ini selalu membawa senjata pistol rakitan. “Kepemilikan senjata ini akan kami dalami lagi, di mana produksinya, bubutnya di mana, karena ini sejenis rakitan,” imbuhnya.

BACA JUGA : 

​Enam Pengedar Sabu di Kota Probolinggo Ditangkap Polisi

Disergap Tim Rajawali 19 Mendadak, Pengedar Narkoba di Nganjuk Tak Berkutik

Pakai Narkoba, Empat Kades di Jember Digulung Resnarkoba Polda Jatim

Tak Main-main Berantas Narkoba, Kejari Sidoarjo Naikkan Tuntutan di Atas 6 Tahun

Terkait masih maraknya kasus penyalahgunaan narkoba, Rofiq mengungkapkan hasil salah satu penelitian disertasi yang menyebut bahwa 80 persen pengguna narkoba akan terjerumus kembali ke lembah narkoba.

"Jadi, pengguna narkoba setelah rehabilitasi, cenderung kembali lagi ke narkoba. Selain tergolong kecanduan," jelasnya.

"Mereka dijanjikan dengan keuntungan besar dari berdagang barang haram ini. Apalagi di tengah masa sulit mencari pekerjaan seperti sekarang. Tapi mereka tidak sadar bahwa yang mereka lakukan ini merusak, bahkan khawatir dampak yang paling parah adalah ke anak-anak usia dini regenerasi. Mau di bawa ke mana negara ini," bebernya

“Oleh sebab itu, penanganan kasus narkoba harus menjadi perhatian bersama untuk melawan narkoba. Karena tidak bisa kalau hanya mengandalkan penegakan hukum saja. Peran satuan yang utama adalah paling terkecil, yakni keluarga, dalam mencegah penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (maf/par/ian)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...