Minggu, 13 Juni 2021 16:12

Salat Malam, Ulama-Tokoh Jatim Cari Lailatul Qadar, juga Doakan Putri Ini Jadi Pemimpin Nasional

Selasa, 11 Mei 2021 10:46 WIB
Editor: mma
Salat Malam, Ulama-Tokoh Jatim Cari Lailatul Qadar, juga Doakan Putri Ini Jadi Pemimpin Nasional
Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., Pendiri dan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto saat memimpin istighatsah di kediaman Ning Imah di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Jalan Siwalankerto Utara Surabaya, Senin (10/5/2021) malam. foto: mma/ bangsaonline.com

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Puluhan ulama dan tokoh Jawa Timur kembali melakukan salat malam dan istighatsah di kawasan Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya, Senin (10/5/2021) malam. Salat malam dan istighatsah itu dipimpin Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A., pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto.

“Kita cari Lailatul Qadar. Ini malam 29 Ramadan. Semoga kita mendapatkan Lailatul Qadar,” kata Kiai Asep Saifuddin Chalim saat menyampaikan sambutan singkat yang kemudian diamini oleh para kiai dan tokoh yang hadir.

Dalam acara salat malam yang diakhiri makan sahur bersama itu hadir Kakanwil Kemenag Jawa Timur Ahmad Zayadi, Kepala Badan Pengelola Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya Dr. KH. M. Sujak, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur KH. Drs. M. Roziqi, Ketua Yayasan Khadijah Surabaya Prof. Dr. KH. Ridwan Nasir, Ketua Ikatan Sarjana NU (ISNU) Jawa Timur, Prof Dr Mas’ud Said, Rais Syuriah PCNU Kabupaten Probolinggo KH. Jamaluddin, mantan ketua umum MUI Jatim KH. Abdusshomad Bukhori, mantan Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati, dan sejumlah kiai pengasuh pondok pesantren dari seluruh Jawa Timur.

Di depan para ulama dan tokoh itu Kiai Asep menyinggung tentang himbauan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas agar rakyat Indonesia salat Idul Fitri di rumah masing-masing agar tidak terjadi keurumunan. 

BACA JUGA : 

​Bangun Rumah Janda Mojokerto yang Terbakar, Kiai Asep: Kita Harus Malu pada Ibu Gubernur Khofifah

Di Depan 200 Ulama, Kiai Asep Buka Rahasia Sukses Bisnis di Pesantren

TGB Zainul Majdi Minta Gus Bara Jadi Ketua Alumni Al-Azhar Jatim

Silaturahim ke Kiai Asep, TGB Zainul Majdi Terkesan Kerja Ekonomi Umat Amanatul Ummah

Kiai Asep justru minta agar pemerintah mengizinkan salat Idul Fitri di masjid. Sebab, kata Kiai Asep, banyak masyarakat kita yang belum tahu tata cara salat Idul Fitri. “Kalau dilaksanakan di rumah, banyak orang yang belum tahu kaifiyahnya,” kata kiai yang memiliki 12.000 santri itu.

Karena itu, ia minta pemerintah memberi kebijakan yang memperbolehkan umat Islam menggelar salat Idul Firi di masjid-masjid. “Tapi dengan protokol kesehatan yang ketat,” tegas Kiai Asep yang pada bulan Ramadan ini menghabiskan uang Rp 8 miliar untuk sedekah.

Uang Rp 8 miliar itu diwujudkan dalam bentuk beras 200 ton senilai Rp 2 miliar, sarung Rp 2 miliar, dan uang tunai Rp 4 miliar.

Pernyataan Kiai Asep itu didukung oleh KH. Abdusshomad Bukhori, mantan Ketua Umum MUI Jatim. Menurut dia, masyarakat banyak yang kesulitan untuk melaksanakan salat Idul Fitri sendiri di rumahnya. Terutama mereka yang rumahnya kecil.

“Saya mendapat pertanyaan dari masyarakat. Bagaimana kalau rumahnya hanya beberapa meter. Kalau salat Idul Fitri di rumah malah ngerumpel (kerumunan),” kata Kiai Abdusshomad Buchori.

Karena itu, ia minta pemerintah tetap memberi kelonggaran, yaitu mengizinkan salat idul fitri di masjid.

Dalam acara itu para kiai secara bergantian memimpin doa untuk keselamatan bangsa dan para pemimpin Indonesia, di samping tentu saja mendokan diri sendiri secara bersama. Para ulama itu secara khusus berdoa agar semua bencana segera lenyap dari bumi Indonesia.

“Banyak bencana menimpa Indonesia. Mulai dari terbakarnya kilang minyak Pertamina Balongan, gempa bumi dan tenggelamnya kapal Nanggala 402. Kita berdoa semoga semua bencana itu dilenyapkan dari Indonesia,” kata Kiai Asep.

Bahkan Kiai Asep juga mendoakan Presiden dan Wapres RI Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin serta para bupati dan gubernur seluruh Indonesia. Khusus Guburnur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kiai Asep berdoa semoga sukses memimpin Jawa Timur.

“Semoga Ibu Khofifah sukses memimpin Jawa Timur sehingga menjadi provinsi termaju di seluruh Indonesia dan Ibu Khofifah menjadi pemimpin nasional. Semoga putri Indonesia ini menjadi Presiden Republik Indonesia,” kata Kiai Asep yang diamini secara serentak para kiai dan tokoh yang hadir. (mma) 

Khilafah Proyek Politik Inggris? Ini Alasan Hizbut Tahrir Bolehkan Cium Cewek Bukan Muhrim
Minggu, 13 Juni 2021 14:58 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Prof Dr KH Imam Ghazali Said, MA mengungkapkan bahwa upaya menghidupkan sistem pemerintahan khilafah adalah fatamorgana. Tapi Hizbut Tahrir ngotot mau mendirikan khilafah. “Khilafah yang sudah ambruk mau dikembalika...
Minggu, 13 Juni 2021 08:00 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com-Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, SPt, MM, mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan memfasilitasi kontes betta atau ikan cupang yang akan digelar di Convention Hall SLG.Menurut dia, kontes tersebut jug...
Minggu, 13 Juni 2021 06:18 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-Muncul ledakan baru Covid-19 di Indonesia. Yaitu di Kudus Jateng dan Arosbaya Bangkalan Madura. Yang terakhir kasus anggota DPRD Kota Surabaya. Sebanyak 9 “wakil rakyat” tertular Covid-19. Padahal mereka sudah divaksin....
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...