Rabu, 16 Juni 2021 23:12

Warga Kediri Tewas Terkena Ledakan Petasan yang Dibuatnya Sendiri, Tubuh Putus Menjadi Tiga Bagian

Kamis, 13 Mei 2021 00:49 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Warga Kediri Tewas Terkena Ledakan Petasan yang Dibuatnya Sendiri, Tubuh Putus Menjadi Tiga Bagian
Petugas saat mengevakuasi tubuh korban ke mobil ambulans. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Nahas menimpa Muhammad Nadif (37), warga Dusun Sumberjo RT 02 RW 02 Desa Tanjung Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Ia tewas terkena ledakan petasan yang sedang dibuat, Rabu (12/5) malam sekira pukul 20.00 WIB. Rencananya petasan itu akan dinyalakan tepat di hari lebaran, Kamis (13/5).

Saking dahsyatnya ledakan, tubuh Nadif sampai terputus menjadi 3 bagian. 

Kasun Sumberjo, Ponidi, menjelaskan bahwa ketika ledakan terjadi, ia sedang di warung yang jaraknya sekitar 300 meter dari rumah Nadif.

"Saat mendengar ledakan, saya kira itu lemari jatuh. Setelah mendapat kabar kalau ledakan itu berasal dari rumah Nadif, saya langsung mendatangi dan mendapati rumah sudah hancur berantakan," kata Ponidi, Rabu (12/5) malam.

BACA JUGA : 

Terima Bantuan Ribuan Masker, Wali Kota Kediri: Sangat Bermanfaat Mendisiplinkan Protokol Kesehatan

Jelang Lomba Tingkat Provinsi, Dispendik Kabupaten Kediri Gelar Seleksi Olahraga Tradisional

Tak Alami Menstruasi, Ani Chasanah Minta PN Kediri Ganti Statusnya Jadi Lelaki Tulen

Datangkan Dokter Spesialis Anak, Home Care Peduli RSUD Gambiran Bantu Rujuk Pasien ke RS Dr. Soetomo

Menurut Ponidi, saat dirinya datang keadaan korban sudah meninggal dengan kondisi tubuh putus menjadi tiga bagian. "Dari paha ke atasnya putus, kaki yang satu di dekatnya badan, yang satu lepas kurang lebih ada 3 meter," ungkapnya.

"Setelah tahu ada kejadian itu, saya langsung menghubungi Polsek Pagu. Tidak berapa lama, rombongan Kapolsek Pagu datang bersama Pak Camat Pagu dan Pak Danramil Pagu," ujarnya.

Menurut Ponidi, Nadif memang asli Dusun Sumberjo, Desa Tanjung, Kecamatan Pagu. Tapi, domisili sehari-hari di rumah istrinya di Dusun Kalen, Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

"Nadif sendiri sejak remaja memang hobi bikin petasan. Ketika malam takbir, Nadif sedang meramu petasan yang rencananya akan dinyalakan tepat lebaran Kamis besok," terangnya.

Dari keterangan orang tua Nadif, lanjut Ponidi, korban saat itu sedang membuat petasan di ruang tamu rumah orang tuanya. Sedangkan bapak dan ibunya berada di ruangan lain yang terhalang tembok.

"Saat itu, orang tua Nadif sudah mengingatkan agar berhenti dulu membikin petasan, karena sudah malam. Baru saja diingatkan, tiba-tiba petasan meledak dengan dahsyat," tuturnya.

Sementara itu, Camat Pagu Muhammad Imron menjelaskan dirinya dan Forkompimcam Pagu sedang berpatroli keliling desa saat ledakan itu terjadi.

"Ketika kami mendapatkan informasi ada ledakan, posisi kami sedang berada di Desa Sitimerto, Kecamatan Pagu. Begitu mendapat informasi, kami langsung meluncur ke TKP," katanya, Rabu (12/5) malam.

Menurut Imron, Tim Inafis dan Reskrim Polres Kediri sudah mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit.

"Secara teknis, silakan langsung konfirmasi ke pihak kepolisian," tukasnya. (uji/rev)

Murah Meriah, Wisata Lembah Djati Tawarkan Kebun Bunga dan Spot Foto Instagramable
Rabu, 16 Juni 2021 22:55 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Bagi warga Nganjuk yang bingung memilih tempat wisata untuk refreshing di akhir pekan, bisa mencoba mengunjungi Wisata Lembah Djati. Wisata yang berlokasi di Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret ini, menawarkan keindahan kebu...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...