Rabu, 04 Agustus 2021 23:22

25 Ribu Santri Lirboyo Kembali ke Pondok Secara Bertahap ​Mulai Hari ini

Minggu, 23 Mei 2021 08:09 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Muji Harjita
25 Ribu Santri Lirboyo Kembali ke Pondok Secara Bertahap ​Mulai Hari ini
KH Oing Abdul Mu’id Shohib alias Gus Muid saat memberi keterangan kepada wartawan di Ponpes Lirboyo, Sabtu (22/5) malam . foto: Muji Harjita/ BANGSAONLINE.com

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Sekitar 25 santri Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, dijadwalkan akan kembali ke pondok untuk mengikuti tahun ajaran baru. Kembalinya puluhan ribu santri yang datang dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri itu dilakukan secara bertahap.

KH Oing Abdul Mu’id Shohib (Gus Muid), salah satu Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo mengatakan, kedatangan santri Lirboyo secara bergelombang dimulai hari ini tanggal 23 Mei 2021 sampai tanggal 26 Mei 2021.

"Tahap pertama dilakukan pada hari Minggu (23/5), yaitu santri yang berasal dari Jawa Timur. Tanggal 24 Mei santri dari Jawa Tengah dan DIY. Tanggal 25 Mei, Jawa Barat, Banten, DKI. Sedang untuk tanggal 26 Mei, sisanya yaitu santri dari luar Jawa dan luar negeri," kata Gus Muid usai mendampingi kunjungan Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa di Ponpes Lirboyo, Sabtu (22/5) malam.

Menurut Gus Muid, total santri yang masuk 25.000 orang. Mereka harus mengikuti rombongan yang dikoordinir oleh pengurus Himasal.

BACA JUGA : 

Pastikan Bantuan Sampai di Tangan, Bupati Kediri Datangi Rumah Warga Isoman Pakai Vespa

Tinjau Tempat Isolasi Terpadu di Gedung SKB Kediri, Mas Dhito Akan Siapkan 2 Rumah Sakit Darurat

Baliho Puan Maharani Mulai Tampak di Kediri

Ibu Aminah Akhirnya Meninggal Setelah Ditolak Beberapa RS karena Penuh dan Tidak Ada Oksigen

"Mereka yang berangkat harus dipastikan telah melakukan swab antigen atau GeNose dengan hasil negatif," imbuh Gus Muid.

Gus Muid tak lupa mengucapakan terima kasih kepada pemerintah daerah di mana para santri Lirboyo berasal, yang telah menggratiskan biaya swab antigen bagi santri yang akan kembali ke pondok.

"Meski begitu, pihak pondok tetap mempersiapkan diri untuk melakukan swab antigen atau GeNose, bila ternyata ada santri yang belum melakukan di daerah masing-masing," pungkas Gus Muid. (uji)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...