Rabu, 04 Agustus 2021 12:16

Penemu Bayi Dibungkus Daun Pisang di Blitar Ternyata Ibu Kandungnya Sendiri

Sabtu, 05 Juni 2021 13:46 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Akina Nur Alana
Penemu Bayi Dibungkus Daun Pisang di Blitar Ternyata Ibu Kandungnya Sendiri
Kondisi bayi yang ditemukan terbungkus daun pisang di Desa Ngoran, Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polsek Nglegok memastikan penemu bayi perempuan yang dibuang di sebuah kebun di Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar merupakan ibu kandung dari sang jabang bayi. Dia tak lain adalah AZ (22), warga setempat yang pertama kali menemukan bayi.

"Iya, ibunya sudah ketemu. Ibunya warga setempat yang pertama kali menemukan itu," ujar Kapolsek Nglegok AKP Lahuri.

Dia mengatakan, saat berusaha menemukan ibu pembuang bayi tersebut, polisi telah mencurigai pelaku sebagai warga sekitar. Kecurigaan muncul karena tidak mungkin ada orang dari luar desa membuang bayinya di tengah hari tanpa diketahui orang lain. Padahal, lokasi penemuan bayi dekat dengan permukiman.

"Alasan AZ nekat membuang bayinya karena takut kehamilannya diketahui kedua orang tuanya. Karena tidak ada ayahnya," terang Lahuri.

BACA JUGA : 

Dua Kapolres di Surabaya Dimutasi Bersamaan

84 Tahanan Polres Blitar Divaksin Covid-19

Fakta Baru Jasad Gadis ABG Bertato di Blitar, Sempat Pesta Miras Sebelum Ditemukan Tewas

Polisi di Blitar Utamakan Distribusi Daging Kurban Kepada Warga Isoman

Bayi yang pura-pura ditemukan AZ tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat sekitar. Bayi tersebut kemudian dibawa ke bidan desa untuk diperiksa dan dibersihkan.

"Untuk bayi dan ibunya sekarang di puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Kemudian orang tua sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan," pungkasnya.

Sepeti diberitakan, warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar digegerkan dengan temuan bayi perempuan di kebun milik warga setempat, Jumat (4/6/2021) sekitar pukul 13.00 WIB. Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi baru dilahirkan dan tali pusarnya belum dipotong. Saat ditemukan bayi cantik tersebut hanya dibungkus dengan daun pisang. (ina/ns)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...