Petugas Satlantas Polres Blitar memberikan penanda pada jalan yang rusak menggunakan cat semprot berwarna putih.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blitar Kota mengambil langkah proaktif dengan melakukan pemetaan dan pengecekan langsung terhadap sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan.
Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini guna menekan potensi kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota.
Kasatlantas Polres Blitar Kota, AKP Agus Prayitno, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menjelang Operasi Keselamatan yang dijadwalkan mulai 2 Februari 2026.
Fokus utama pengecekan adalah jalan berlubang dan rusak yang dinilai berisiko tinggi bagi pengguna jalan.
“Menjelang Operasi Keselamatan, kami melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi titik-titik jalan rusak dan berlubang. Ini sebagai langkah antisipasi agar tidak menimbulkan kecelakaan,” ujar Agus Prayitno, Selasa (27/1/2026).
Selain melakukan pendataan, petugas satlantas juga langsung memberikan penanda pada jalan yang rusak menggunakan cat semprot berwarna putih. Penandaan tersebut bertujuan agar pengendara dapat lebih waspada saat melintas, terutama pada malam hari atau saat kondisi lalu lintas padat.
“Kami beri tanda cat semprot supaya kerusakan jalan mudah terlihat dan pengendara bisa lebih berhati-hati,” tambahnya.
Tidak berhenti sampai di situ, Satlantas Polres Blitar Kota juga menjalin koordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti hasil temuan di lapangan.
Koordinasi dilakukan agar perbaikan jalan rusak dapat segera dilaksanakan demi menjaga keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.
Langkah cepat ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya keselamatan berlalu lintas menjelang Operasi Keselamatan 2025.






