Kamis, 29 Juli 2021 11:38

Gandeng LP2M Universitas Negeri Malang, Pemkot Kediri Rekrut 66 Tenaga Pendamping Prodamas Plus

Kamis, 10 Juni 2021 18:13 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Gandeng LP2M Universitas Negeri Malang, Pemkot Kediri Rekrut 66 Tenaga Pendamping Prodamas Plus
Pengerjaan proyek Prodamas Plus akan lebih baik, bila ada tenaga pendamping. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Guna menunjang jalannya Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) Plus Tahun 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang merekrut 66 tenaga pendamping.

Tenaga pendamping tersebut akan bertugas mengawal pelaksanaan Prodamas Plus. Pendampingan tersebut mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban.

"Kami (Pemkot Kediri) bersama dengan LP2M Universitas Negeri Malang saat ini sedang melakukan rekrutmen untuk 66 tenaga pendamping yang bertugas mengawasi jalannya Prodamas Plus di setiap kecamatan, kelurahan, hingga RT," terang Paulus Budi Luhur, Kepala Bagian Pemerintahan Pemkot Kediri, Kamis (10/6/2021).

Dijelaskan oleh Paulus, ke-66 tenaga pendamping tersebut meliputi 3 koordinator pendamping kecamatan, 30 orang tenaga pendamping infrastruktur, 15 orang tenaga pendamping ekonomi, 15 orang tenaga pendamping pemberdayaan masyarakat, dan 3 staf pendukung yang ahli di bidangnya.

BACA JUGA : 

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Kediri Bagikan Sembako untuk Warga Pinggiran Eks Lokalisasi

Wali Kota Kediri Tinjau Penyaluran Bantuan Sosial Beras untuk 21.998 KPM

Masih Pandemi, Ritualan 1 Suro di Petilasan Sri Aji Joyoboyo Kembali Ditiadakan

Kilas Balik Sejarah Hari Jadi Kota Kediri ke-1142, Pemkot Pamerkan Foto Tempoe Doeloe

"Rekrutmen ini dilaksanakan murni oleh LP2M Universitas Negeri Malang, Pemerintah Kota Kediri hanya bertindak sebagai fasilitator, jadi benar-benar dilakukan seobjektif mungkin," tegas Paulus.

Paulus mengatakan, kerja sama dengan LP2M Universitas Negeri Malang ini pun didasarkan pada track record dari universitas tersebut dalam menangani hal serupa dengan Prodamas Plus. "Mereka telah berpengalaman dalam bidang pendampingan-pendampingan masyarakat di Provinsi Jawa Timur," imbuhnya.

Adapun tenaga-tenaga pendamping ini merupakan putra putri daerah di Kediri. Menurut Paulus, hal ini dilakukan mengingat pendampingan dilakukan untuk warga masyarakat Kota Kediri, maka dipilih putra putri daerah yang memahami kondisi sosial kemasyarakatan yang ada di Kota Kediri.

Pendaftaran pendamping Prodamas Plus ini ditutup pada tanggal 11 Juni 2021. Informasi lebih lanjut terkait persyaratan dan kriteria bisa dilihat di akun Instagram resmi Pemerintah Kota Kediri @pemkotkediri.

Selanjutnya, proses seleksi wawancara akan segera dimulai setelah proses administrasi dari para calon pendaftar terlah terpenuhi. "Seleksi wawancara akan dilakukan pada tanggal 14-15 Juni 2021 bertempat di Kantor BKPPD Kota Kediri," ungkap Paulus.

Diharapkan Paulus, pelaksanaan Prodamas Plus Tahun 2021 ini dapat lebih baik dari sebelumnya. Dia menargetkan pembangunan di enam bidang (infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, dan kepemudaan) yang ada di Prodamas Plus Kota Kediri ini bisa tercapai seluruhnya.

"Dibandingkan tahun sebelumnya, tahun ini Prodamas Plus difokuskan di tingkat kelurahan untuk mengangkat potensi-potensi yang ada di setiap kelurahan," terangnya.

Inovasi ini disambut baik oleh setiap kelurahan yang ada di Kota Kediri. Heru Sugiarto, Lurah Ngronggo Kota Kediri mengatakan bahwa hal ini sangat dinanti-nantikan. "Bagus, memang diperlukan pendampingan bagi masyarakat dalam pelaksanaan Prodamas Plus ini, sehingga masyarakat tahu apa yang harus dilakukan dan diprioritaskan," ungkapnya.

Selain itu, dia juga menargetkan dengan adanya pendamping ini, pemberdayaan terhadap potensi yang ada di masyarakat dapat lebih terarah. "Kita berfokus pada kualitas, pengembangan potensi setempat yang manfaatnya nanti juga bisa dirasakan oleh masyarakat juga," pungkas Heru. (uji/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...