Petugas saat memadamkan kobaran api yang membakar Ruko Jajanan di Kediri.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kebakaran hebat melanda sebuah Ruko Jajanan milik Istamar di Dusun Sambirobyong, Desa Sambirobyong, Kecamatan Kayen Kidul, Kamis (12/2/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp750 juta.
Plt. Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan kebakaran diduga dipicu korsleting di lantai satu yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan.
BACA JUGA:
- Damkar Kabupaten Kediri Padamkan Kebakaran Lahan Tebu di Kandat, Kerugian Ditaksir Belasan Juta
- Di Pertemuan Rutin Himasal dan Lim, Gus Qowim: Ulama dan Umara Harus Sinergi dengan Masyarakat
- Ular Piton 2 Meter Muncul di Pekarangan Rumah Warga, Damkar Pos Grogol Kediri Lakukan Evakuasi
- Ketua Caretaker DPD AMPI Ajak Gen Z Lestarikan Kuliner Legendaris Berbumbu Rempah
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik dari dalam gudang lantai satu. Saat diketahui warga, api sudah dalam kondisi membesar,” ujarnya.
Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare menerima laporan pukul 03.35 WIB dan tiba di lokasi pukul 03.47 WIB. Api sudah membesar dan melalap sebagian besar isi bangunan. Dalam proses pemadaman, enam unit armada dikerahkan dari Pos Pare, Grogol, Ngadiluwih, serta bantuan dari Kota Kediri dengan total 18 personel.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB setelah petugas melakukan pembasahan dan pendinginan sesuai SOP," kata Kaleb.
Dipastikan pula olehnya bahwa tidak ada korban luka maupun jiwa.
“Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp750 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan kurang lebih Rp100 juta,” imbuhnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha dan gudang penyimpanan.
"Saat ini, situasi di lokasi kebakaran telah dinyatakan aman dan kondusif. Dokumentasi dan pendataan lanjutan masih dilakukan oleh petugas terkait," pungkasnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




