Sebar Berita Hoaks, Petugas Puskesmas di Jombang Akhirnya Berikan Klarifikasi

Sebar Berita Hoaks, Petugas Puskesmas di Jombang Akhirnya Berikan Klarifikasi Tangkapan layar video saat Lilik Charistiyatutik memberikan klarifikasi.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Seorang perempuan yang bertugas di Puskesmas Tambakrejo, Kabupaten Jombang, mengklarifikasi pemberitaan terkait 10 karyawan Toko Mayar yang berlokasi di Jalan A. Yani terpapar Covid-19. Bahwa, pemberitaan itu tidak benar alias hoaks.

Klarifikasi tersebut sebagaimana disampaikan perempuan bernama Lilik Charistiyatutik dalam sebuah video yang direkam saat berada di Kantor Unit Tipidter Satreskrim Polres Jombang, pada Rabu (23/06).

"Saya Lilik Charistiyatutik selaku petugas Puskesmas Tambakrejo menyatakan bahwa sehubungan dengan pemberitaan di grup WhatsApp Relawan Covid-19 Desa Jombang tentang informasi 10 karyawan Toko Mayar yang positif Covid-19, kemarin tanggal 21 Juni 2021 jam 15:00 WIB, dengan ini menyatakan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar," katanya dalam video tersebut.

Atas kabar bohong tersebut, Lilik menyampaikan permohonam maaf kepada pihak-pihak yang telah dirugikannya. Permohonan maaf itu dilakukan atas kesadarannya sendiri tanpa paksaan orang lain.

"Dan saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang merasa dirugikan. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Demikian pernyataan ini saya sampaikan atas kesadaran diri saya sendiri," ujar Lilik.