"Kita berharap teman-teman dewan memikirkan nasib rakyat," tuturnya.
Tak hanya itu saja, para LSM tersebut juga menyoroti adanya pembagian usulan pokir dewan dan usulan OPD yang tidak merata. Di mana kedua belah pihak sama-sama ngotot tidak mau mencoret usulan yang sudah masuk DPA.
"Ada sinyalemen di luar karena ada tarik ulur OPD dengan dewan karena pembagian tidak merata," kata Ofu dari LSM LAKRI.
Sementara itu, Ketua Komisi III Syaifulloh Damanhuri mengatakan bahwa dewan tidak melakukan intervensi dalam penentuan rekanan yang akan mengerjakan proyek pokir dewan. Menurutnya, semua proyek hasil usulan pokir dewan diserahkan kepada OPD masing-masing.










