Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto pada acara Rumah Kurasi di Kota Kediri.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengatakan, perlu mendorong tiga hal untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi seperti permintaan Presiden Joko Widodo sebesar 5 sampai 5,5 persen pada 2022.
Adik, dikonfirmasi di Surabaya pada Rabu (18/8) menjelaskan, tiga hal itu masing-masing kemudahan berusaha, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta kelancaran suplai barang/jasa.
BACA JUGA:
- Kadin Kota Probolinggo dan Jatim Bahas Kesenjangan Pendidikan-Industri
- Gelar Rapimkab, Kadin Sidoarjo Dorong Ekonomi Digdaya dan Sinergi Usaha Lokal
- Khofifah Jaga Iklim Investasi Jatim Lewat Networking Bersama Pengusaha Jepang
- Misi Dagang Batam Promosikan Produk Jatim, Tampilkan Eksotisme Wastra Sidoarjo
"Tiga hal itu merupakan langkah-langkah konkret yang harus diperhatikan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi ke depan," kata Adik, menanggapi permintaan Presiden Joko Widodo kepada pemerintah untuk mencapai pertumbuhan 5,5 persen pada 2022.
Adik optimistis, dengan sarana prasarana yang tersedia di Kadin Jawa Timur yaitu sarana infrastruktur dari tiga hal tersebut, di antaranya adalah Kadin Institute sebagai tempat pelatihan sumber daya manusia yang tersertifikasi, Sarana Rumah Kurasi, dan Export Centre.
Upaya itu ditambah pendampingan dan didukung sinergitas kebijakan yang tepat dari pemerintah, bisa mencapai target tersebut, dan menjadikan Indonesai Tangguh, Indonesia Tumbuh.
Pengusaha asal Kota Batu, Jatim ini mengakui bahwa untuk Jatim pada Triwulan II/2021 perekonomian masih tumbuh positif 7,05 persen.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




