Tahun Ini, PJB Targetkan 8.085 MW dalam RUPTL

Tahun Ini, PJB Targetkan 8.085 MW dalam RUPTL Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB, Iwan Purwana, saat memberi pemaparan secara virtual.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB) sebagai anak perusahaan PLN terus melakukan penambahan pembangkit dan melakukan pemeliharaan pembangkit listrik milik PLN serta swasta. 

Pada tahun ini, PJB akan menambah pembangkit hingga 40,6 GW, dengan porsi untuk Energi Baru Terbarukan (EBT) 52 persen dan non EBT (Fosil) 48 persen dalam Rencana Usaha Pembangkit Tenaga Listrik (RUPTL) selama 10 tahun pada 2021 hingga 2030.

"Untuk tahun ini kita targetnya 8.085 MW, tahun berikutnya 4.919 MW dan seterusnya bisa kita lihat di tabel," ujar Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB, Iwan Purwana, dalam diskusi Webinar Pengembagan Energi Baru Terbarukan, Selasa (12/10).

Sementara itu, berdasarkan pengembangan porsi terbesar pembangkit dari pihak swasta atau yang dikenal dengan IPP sebanyak 64 persen, PLN 35 persen, dan untuk kerjasama wilayah usaha sebesar 1 persen.

"Sehingga total 4.085 MW yang dibangun untuk tahun ini 64 persen dibangun pihak swasta dan 36 persennya dari PLN," tuturnya. 

Simak berita selengkapnya ...