Cedera Tempurung Kepala Akibat Jatuh di Jalan Tambal Sulam, Solikin Hanya Dapat Rp 5 Juta

Cedera Tempurung Kepala Akibat Jatuh di Jalan Tambal Sulam, Solikin Hanya Dapat Rp 5 Juta Woko, Kabid Bina Marga mewakili DPUPR Kota Batu menyerahkan bantuan Rp 5 juta kepada Setiyo, istri korban, Solikin, Senin (15/11). Foto: Ist.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Proyek tambal sulam jalan di sepanjang Jalan Oro-Oro Ombo, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memakan korban hingga mengalami cedera tempurung.

Nasib nahas itu dialami oleh Solikin, warga RT 06 RW 08 Dusun Jeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo yang terjatuh akibat kurang jelasnya rambu tanda adanya pekerjaan tambal sulam jalan. Akibatnya ia cedera parah pada tempurung kepalanya.

"Cederanya cukup parah, setelah terjatuh akibat jalan licin di lokasi pekerjaan tambal sulam aspal di Jalan Oro-Oro Ombo," kata Kepala Desa Junrejo Andi Faisal Hasan.

Menurut dia, Solikin mengalami musibah tersebut pada Minggu 14 November 2021 sore. Akibat musibah itu, kepala korban mengalami cedera tempurung serius.

Terkait perhatian dari Pemkot Batu, Faisal mengatakan pihak DPUPR pada Senin (15/11) menyerahkan bantuan kepada Setiyo, istri korban. Penyerahan bantuan itu diwakili oleh Woko, Kabid Bina Marga.

Terkait besaran nominal, Faisal mengatakan bantuan yang diserahkan di Kantor Desa Junrejo tersebut berjumlah 5 juta rupiah dan langsung diterima oleh istri korban.

"Terima kasih dari DPUPR memberikan respons cepat kepada warga kami dengan batuan uang ini, semoga bisa membantu keluarga korban," katanya.

Saat ditanya BANGSAONLINE.com terkait pantas tidaknya bantuan dengan nominal tersebut, Faisal memberikan jawaban bijak.

"Jika saya harus menjawab dari bentuk kepedulian, saya tidak boleh mengecilkan angka dan kita harus hargai itu," katanya.

Namun demikian, berdasarkan informasi yang didapatkan dari istri korban bahwa harus dilakukan dua kali lagi operasi yang membutuhkan biaya besar.

Simak berita selengkapnya ...