AJI Gandeng Pusakapa UI Gali Isu Adminduk dan Kemiskinan

AJI Gandeng Pusakapa UI Gali Isu Adminduk dan Kemiskinan Tangkapan layar sejumlah wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen saat mengikuti kegiatan virtual.

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Aliansi Independen (AJI) Indonesia dan bekerja sama dengan Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak Universitas Indonesia () menggelar webinar bertajuk ' () dan '. Kegiatan ini digelar di tiga wilayah, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Ketua Aliansi Independen (AJI) Kota Kediri, , mengatakan bahwa webinar ini digelar untuk menggali isu terkait adminduk dan kemiskinan. Sebab, media massa memiliki tanggung jawab untuk memantau kekuasaan dan memberikan ruang bagi kelompok rentan dalam situasi tersebut. 

"Khusus dalam isu ini, media massa berperan mengawasi bagaimana sistem administrasi kependudukan selama ini dijalankan, terutama bagi kelompok rentan seperti masyarakat miskin dan disabilitas," ujarnya, Jumat (19/11).

Ia memaparkan, tujuan pelatihan jurnalistik ini adalah meningkatkan pengetahuan dan mendorong jurnalisme berkualitas bagi jurnalis daerah terkait isu adminduk dan kemiskinan di Indonesia. Selain itu, lanjut Danu, ini dilakukan untuk mendorong advokasi atas akses dan pelayanan adminduk melalui pemberitaan media massa.

“Penelitian menunjukkan, warga tidak memiliki dokumen kependudukan bukan karena tidak mau mengurusnya. Tapi, karena terhambat secara struktural. Hambatan struktural tersebut terkait faktor sosial, ekonomi, atau tata kelola sistem administrasi kependudukan itu sendiri yang menghalangi seseorang untuk mendapatkan dokumen kependudukan. Itu kajian dari ,” paparnya.

Simak berita selengkapnya ...