Modus Sebagai Teknisi, Pencuri Blower AC di Jakarta Nyaris Tewas Dihakimi Warga

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Komplotan pencuri blower AC Indomaret di kawasan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Pencuri ini bermodus sebagai teknisi perbaikan listrik. Kejadian ini terjadi pada Minggu (6/2) sekira pukul 09.00.

Kapolsek Kembangan, Kompol Binsar Sianturi mengatakan awalnya warga menangkap pencuri berinisial AS (33). Pencuri itu sempat dihakimi warga.

"Pelaku kemudian kami bawa ke Polsek Kembangan, kami minta keterangan pelaku dan warga," kata Binsar di Polsek Kembangan, Senin (7/2).

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap AS, polisi menangkap dua pencuri lainnya, yaitu S (35), RR alias B (20). Kedua pelaku ditangkap di kawasan Cileduk.

"Modusnya, ketiga tersangka ini berpura-pura ingin melakukan perbaikan lampu, kemudian mereka masuk ke Indomaret melakukan pencurian," ujarnya.

Polisi menyita barang bukti empat buah blower AC, tang, tali, mobil pickup yang digunakan tersangka.

"Tersangka kita kenakan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman di atas lima tahun," tuturnya.

Diduga kompotan pencuri AC ini sudah berulang kali melakukan aksinya. Polsek akan menyelidiki dugaan tersebut.

"Dugaan sementara sudah sering ya, tapi akan kita kembangkan lagi karena kedua pelaku ini baru saja kita tangkap siang tadi," paparnya.

Salah satu karyawan Indomaret, Adit (23) mengungkapkan awalnya ketiga pencuri mengaku sebagai teknisi listrik dan hendak akan memperbaiki lampu.

"Kemudian mereka masuk ke atas. Awalnya sih ga curiga ya karena memang kan sudah biasa ada teknisi mau benerin listrik," ujarnya.

Warga yang mecurigai aksi mereka, ia kemudian memberitahu karyawan Indomaret.

"Warga yang di belakang toko ngasih tahu ke saya ini ada perbaikan apa karena maling itu udah nurunin AC outdoor itu di samping rumah warga," kata Adit.

Ketika warga menangkap salah satu dari pelaku, dua pelaku lainnya langsung melarikan diri.

Menurut Adit, ketiga pencuri AC itu datang menggunakan mobil pickup.

"Pas ketangkep ditarik satu orang, yang duanya kabur. Satu orang yang ketangkep digebukin sama warga."(win/rif)