Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa seusai rakor di Surabaya. foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur dibuka kembali untuk seluruh aktivitas penerbangan internasional. Termasuk untuk keberangkatan umrah.
Kepastian pembukaan penerbangan internasional tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan seusai rapat koordinasi (Rakor) di Surabaya, Jumat (11/3/2022).
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
Hal ini juga disambut baik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Terlebih bagi para jamaah umrah yang mencapai 8 ribuan pengantre.
"(Penerbangan internasional) langsung buka, sama dengan Bali. Dari tadi Ibu Gubernur udah happy-happy," ujar Luhut.
Rakor yang juga dihadiri sejumlah Forkopimda Jatim ini, kata Luhut, untuk mengharmonisasi seluruh kebijakan dibukanya penerbangan internasional. Mulai dari komersial, umrah, hingga mekanisme cek kesehatannya.
"Jadi seperti umroh. Nanti dari Jawa Timur akan berangkat dari Jawa Timur, balik ke Jawa Timur. Jadi dia datang, nanti di PCR di airport, terus langsung di hotel atau di Asrama Haji. Kalau dia negatif, bisa langsung pulang. Tapi kalau dia postif, dia tinggal ditempat (isolasi)," terangnya.
Kebijakan tersebut, lanjut Luhut, diterapkan per hari ini, Jumat, 11 Maret 2022. Namun demikian, untuk penerapannya, diperkirakan efektif dalam kurun waktu dua hari ke depan.
"(Penerapannya) mulai sekarang, tapikan mungkin efektif dalam satu, dua hari lah, tunggu persiapannya semua," tuturnya. (dev/ari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




