Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat mengisi workshop kepada para pelaku ekonomi kreatif di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (24/5/2022).
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno kembali datang ke Pamekasan untuk kedua kalinya. Kali ini mengisi workshop kepada para pelaku ekonomi kreatif di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Selasa (24/5/2022) sore.
Sandiaga Uno dalam acara tersebut menyampaikan, sejumlah desa wisata di Kabupaten Pamekasan telah masuk dalam jaringan desa wisata nasional setelah berhasil mengembangkan potensi desanya.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- Pemkab Pamekasan Kembali Raih WTP, Jadi Capaian yang ke-12
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
"Kita juga akan kembangkan desa wisata. Tahun ini ada beberapa desa wisata masuk juga dari Pamekasan ke jaringan desa wisata," ujar Sandiaga.
Dia berharap desa wisata di Pamekasan bisa mengembangkan potensi daerahnya agar mampu bersaing dengan desa wisata lain di seluruh Indonesia. "Kita berharap tahun depan bisa menembus 50 besar Desa Wisata Indonesia," harapnya.
Sandi juga mengajak masyarakat Pamekasan untuk membangkitkan peluang usaha, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja. Pamekasan menurutnya memiliki potensi cukup bagus, yaitu batik tulis. Bahkan menurutnya, batik tulis Pamekasan layak dibawa ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali tahun ini.
“Kami akan tindaklanjuti dengan mengundang Bapak Bupati ke side event G20. Yaitu, apresiasi kreasi Indonesia yang nanti akan menjadi salah satu even pendukung G20 (KTT) yang diakui oleh pemerintah,” janjinya.
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyampaikan terima kasih atas apresiasi Menparekraf Sandiaga Uno terhadap pariwisata dan batik tulis Pamekasan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




