Setiya Cahyaningrum bersama suaminya saat melapor ke Polres Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com – Setiya Cahyaningrum (32), warga Desa Tagengser Laok, Kecamatan Waru, Pamekasan, melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan oleh salah satu travel umrah di Pamekasan ke Polres Pamekasan pada Senin (2/3/2026) lalu.
Laporan tersebut ia layangkan lantaran merasa rugi sebanyak Rp319 juta setelah membayar 17 paket umrah untuk keluarga besarnya melalui Travel Anisa Berkah Wisata.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Tabrak Lari Antara Bus dan Motor di Pamekasan, Penumpang Tewas di Lokasi
Per paket yang ia bayar sebesar Rp18,5 juta per orang plus biaya kamar hotel sebesar Rp5 juta yang seluruhnya telah diserahkan ke pihak travel.
“Uang dibayarkan kepada Siti Khoirun Nisa selaku pemilik travel,” ujarnya, Senin (16/3/2026).
Setiya menjelaskan, mulanya rombongan keluarga dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada 7 Februari 2026. Namun, mendadak batal saat H-1 keberangkatan.
Kepastian gagalnya keberangkatan itu diketahui hanya sehari sebelum jadwal keberangkatan, yaitu pada 6 Februari 2026. Saat melakukan konfirmasi ke pihak travel, Setiya dan keluarganya baru mengetahui bahwa visa umrah untuk 17 jamaah tersebut ternyata belum dibeli.
“Satu hari sebelum berangkat kami mengonfirmasi ke travel, ternyata visa belum dibeli. Akhirnya kami gagal berangkat sebanyak 17 orang,” jelasnya.
Setiya mengaku kekecewaannya bukan semata karena kerugian materi. Lebih dari itu, ia merasa sangat terpukul karena keluarga besarnya yang sudah lama menantikan ibadah ke tanah suci. Belasan anggota keluarga bahkan telah mempersiapkan diri untuk berangkat umrah pada bulan Ramadan.
“Bukan hanya soal uang. Kami sudah berharap bisa beribadah bersama keluarga di Makkah, apalagi menjelang bulan puasa,” ungkapnya.
Meski rombongan keluarganya gagal berangkat, Setiya akhirnya memutuskan untuk tetap menunaikan ibadah umrah dengan mendaftar melalui travel lain. Ia mengaku baru saja kembali dari tanah suci beberapa hari lalu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




