Tak Ada Masjid dan Makam, Warga Green Garden Demo Malam-Malam, Tagih Janji Pengembang

Tak Ada Masjid dan Makam, Warga Green Garden Demo Malam-Malam, Tagih Janji Pengembang Warga Green Garden saat menggelar demo di depan pintu masuk perumahan, Senin (20/6/2022) malam. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Warga Perumahan Green Garden di Jalan Dr Wahidin SH, Kecamatan Kebomas, , menggelar aksi demo di pintu masuk perumahan, Senin (20/6/2022) malam. Mereka menagih janji pengembang dari PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP) yang tak kunjung menyediakan fasum dan fasos berupa masjid serta makam.

Padahal, warga sudah bertahun-tahun menempati rumah yang dibeli dari PT RBNP. Saat aksi, para pendemo yang kebanyakan ibu-ibu serta bapak-bapak ini mengajak anak-anaknya dan memasang spanduk berukuran besar dengan tulisan 'Pperumahan Green Garden belum punya makam, warga Green Garden butuh makam segera, perumahan Green Garden belum punya masjid'.

Sekretaris RT 6 RW 4, Perumahan Green Garden, Andreas Tabah, menyebut kawasan perumahan premium biasanya identik dengan kelengkapan sarana prasarana infrastruktur, fasilitas umum, dan fasilitas sosial. Oleh pengembang, kelengkapan ini ditawarkan ke konsumen di awal perjanjian jual beli. 

Namun hal ini tidak dirasakan oleh 150 kepala keluarga (KK) warga Perumahan Green Garden, . Kawasan perumahan yang dikembangkan PT RBNP ini merupakan kawasan elit karena menyatu dengan superblok Icon Mall yang ada mall dan apartemen serta kawasan pertokoan.

Di sana, warga perumahan sudah 4 kali kebingungan saat hendak memakamkan warganya yang meninggal dunia karena perumahan ini tidak punya lahan makam. Alhasil, saat hendak dimakamkan ke tempat pemakaman umum di sekitar perumahan berkali-kali ditolak karena yang meninggal dunia bukan warga sekitar TPU.

Pengurus kampung RT 5 RW 4 Desa Dahanrejo Kecamatan Kebomas, Kabupaten harus melobi pengelola TPU agar warga mereka bisa dimakamkan.

"Kami sudah lelah mencarikan makam warga saat meninggal dunia. Kami sering ditolak oleh pengelola TPU karena bukan warganya yang meninggal. Sambat ke pengembang, sudah 5 tahun kami diberi janji janji akan segera dibuatkan lahan makam khusus Perumahan Green Garden. Faktanya sampai hari ini nol tidak terealisasi," kata Andreas.

Tidak hanya makam, lanjut dia, soal masjid pun warga berkali kali mendesak PT RBNP untuk menyiapkan lahan dan bangunan.

"Memang kami diberi tempat ibadah tapi kecil ukurannya 4x4 meter tidak bisa digunakan salah jumat. Bahkan saat ini hendak dibongkar karena kena pembebasan lahan tol Krian Legundi Bunder Manyar (KLBM)," timpal Trinugroho, pengurus RT 4 Green Garden.

Dikatakan, permintaan warga tidak muluk muluk. Cukup sediakan lahan. Selanjutnya warga akan membangun masjid secara swadaya, jika pengembang tidak punya dana untuk membangun.

"Aneh juga sih bangun mall dan apartemen puluhan miliar bisa masak bangun masjid saja gak bisa," ucap Arik Iksan, pengurus RT 4 lainnya.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Viral! Video Manusia Menikahi Kambing di Gresik, Bupati Mengecam: Jahiliyah!':