Tuntaskan GTT, Pemkab Bojonegoro Usulkan 3.942 Guru Berstatus PPPK

Tuntaskan GTT, Pemkab Bojonegoro Usulkan 3.942 Guru Berstatus PPPK Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah saat di Kantor Kemenpan RB.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah melakukan langkah strategis dengan mengusulkan data kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) 2022 untuk formasi guru kepada pemerintah pusat.

Usulan tersebut langsung disampaikan Bupati Anna bersama Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bojonegoro, A'an Syahbana, Kepala Dinas Pendidikan, Nur Sudjito di kantor Kemenpan RB, Jakarta, Senin (4/6/2022) kemarin.

Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Asisten Deputi Manajemen Karir dan Talenta SDM Aparatur Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Kemenpan RB, Aba Subagja.

A'an Syahbana menyebut langkah strategis yang dilakukan Bupati Bojonegoro untuk mengakomodir kebutuhan guru, bahwa sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat untuk tahun 2022 akan diisi oleh P3K. Formasi P3K guru yang diusulkan pemkab sebanyak 3.942.

"Dan ini juga salah satu upaya untuk menuntaskan GTT untuk menjadi P3K di wilayah Bojonegoro," ujar A'an Selasa, (5/6/22).

Dia mengungkapkan, prioritas usulan P3K tahun ini tidak hanya untuk pendidikan, tetapi juga kesehatan, pertanian dan peternakan. Total semua formasi yang diusulkan mencapai 4.925 pegawai, baik pendidikan, kesehatan, pertanian dan peternakan.

Dia menerangkan, proses setelah diajukan usulan formasi tersebut adalah Kemenpan RB akan membuka eformasi pada bulan Juli 2022, setelah itu baru keluar penetapan formasi.

"Proses ini akan berlanjut hingga tahun depan. Kita akan ajukan lagi usulan formasi selanjutnya di tahun 2023," pungkasnya. (nur/ari)