Ketua DPC Demokrat Ngawi, Haris Agus Susilo.
NGAWI, BANGSAONLINE.com - DPC Gerindra Ngawi malah kehilangan kader-kader terbaiknya menjelang verifikasi partai yang dilakukan KPU setempat. Mereka mayoritas bergabung ke partai berlambang bintang mercy, Demokrat.
Hal itu terjadi pascapergantian pengurus DPC Gerindra Ngawi, sekitar empat bulan lalu. Mereka sudah memasukkan berkas ke DPC Demokrat Ngawi dan sudah terdata di pusat.
BACA JUGA:
- Gegerkan Warga Karangasri, Jasad Lansia Ditemukan Mengambang di Sungai Bengawan Madiun
- Kaca Depan Pecah dan Sopir Terluka, 3 Pelajar Pelempar Bus Ditangkap di Padas Ngawi
- Bocah 10 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Galian C Ngawi
- Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam Petelur, Minta Perbaiki Pengelolaan Limbah
"Yang pasti kita membuka pada siapa saja untuk anggota. Kalau mereka memilih rumah besar bersama ini untuk menyalurkan aspirasinya, kita tetap menerima," kata Ketua DPC Demokrat Ngawi, Haris Agus Susilo, saat dikonfirmasi, Rabu (20/7/2022).
"Kita berterima kasih untuk anggota yang telah bergabung di rumah besar kita, dan mempercayakan aspirasi pada kita. Yang pasti, siapapun mereka, tetap kita terima, dan data sudah kita laporkan ke DPP," tuturnya menambahkan.
Mantan Ketua DPC Gerindra sudah bergabung dengan PDIP Ngawi, lalu disusul Awan Sutiknar yang menjabat sebagai sekretaris partai berlambang Garuda yang pindah ke PPP. Terakhir, Eko Adi Mulyono wakil ketua bidang advokasi yang melompat ke Partai Demokrat.
"Karena saya harus menentukan pilihan yang sesuai dengan kehendak hati nurani. Kalau dengan kader yang lain saya tidak tahu, yang pasti mereka juga berhak menentukan pilihannya masing-masing," kata Eko. (nal/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




