Syafiuddin Kritik Skema Pembiayaan Sumber Dana Perpres 80 Tahun 2019

Syafiuddin Kritik Skema Pembiayaan Sumber Dana Perpres 80 Tahun 2019 Anggota Komisi V DPR RI, Syafiuddin, saat memberi keterangan kepada awak media.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Anggota Komisi V DPR RI, , mengkritik skema pembiayaan pelaksanaan Perpres 80 tahun 2019. Menurut dia, sumber dana terlalu didominasi dari kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU), yang mana 80 persen sumber dana berasal dari KPBU dan 16 persen lainnya bersumber dari APBN.

"Kalau pemerintah pusat itu memang beritikad baik, kami minta itu diubah. Minimal pembiayaannya 50 persen APBN, dan 50 persen KPBU atau hibah dari provinsi," ujarnya saat ditemui awak media di Universitas Trunojoyo Madura, Sabtu (23/7/2022).

Ia menilai, perubahan skema pembiayaan perlu dilakukan untuk mempercepat pelaksaan Perpres No 80 Tahun 2019, seperti halnya pembangunan Indonesia Islamic Science Park (IISP) di Kawasan Kaki Jembatan Suramadu, reaktivasi Kereta Api Kamal-Sumenep, dan pembangunan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan.

Simak berita selengkapnya ...