Sejumlah anggota DPRD Trenggalek saat menemui massa aksi dari mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM. Foto: HERMAN SUBAGYO/BANGSAONLINE
TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam; Wakil Ketua DPRD Trenggalek, Arik Sri Wahyuni; dan Ketua Komisi II DPRD Trenggalek, Mugianto, menerima aspirasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM, Kamis (8/9/2022).
"Kami adalah bagian juga dari masyarakat Trenggalek yang mewakili kalian dalam rangka menyalurkan aspirasi. Sekali lagi saya sampaikan ucapan terima kasih kepada adik - adikku sekalian yang menyampaikan aspirasi dengan tertib, dengan tetap mempertahankan protokol kesehatan," kata Samsul.
BACA JUGA:
- Akal-akalan Barcode BBM Subsidi Terbongkar, 5 Tersangka Dibekuk Polres Probolinggo Kota
- Pertamina Ajak Masyarakat Awasi Distribusi BBM dan LPG Subsidi
- Polres Probolinggo Tangkap 7 Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi di Lima Lokasi
- Polresta Sidoarjo Amankan 845 Liter Pertalite Diduga Ditimbun untuk Dijual Ilegal
Massa aksi terdiri dari puluhan mahasiswa yang tergabung dalam GMNI dan IMM Trenggalek. Mereka meminta agar wakil rakyat membubuhkan tanda tangan sekaligus meneruskan aspirasi mereka ke pemerintah pusat.
Dalam aksi tersebut para pendemo terlihat membawa keranda mayat dibalut dengan kain hitam dan dihiasi tulisan 'MATINYA HATI NURANI'. Selain itu mereka juga membawa beberapa poster, salah satunya bertuliskan 'NIKMATNYA MILIK PEJABAT, SENGSARANYA MILIK RAKYAT'. (man/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




