PKS Pamekasan Tolak Kenaikan Harga BBM

PKS Pamekasan Tolak Kenaikan Harga BBM Suasana aksi flashmob yang digelar DPD PKS Pamekasan dalam rangka menolak kenaikan harga BBM, Minggu (11/9/2022).

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - DPD PKS  menggelar aksi flashmob dalam rangka menolak kenaikan harga BBM, Minggu (11/9/2022). Ketua DPD PKS , Abdullah, menganggap keputusan Presiden Jokowi menaikkan harga BBM menimbulkan efek domino pascapandemi Covid-19 selama hampir 2 tahun yang berdampak pada ekonomi.

"Kelesuan ekonomi ini membuat angka pengangguran terbuka semakin besar dan data BPS menyebutkan bahwa per Februari 2022 sebesar 5,83 persen atau setara 8,40 juta penduduk. Banyak sektor bisnis pascapandemi Covid-19 belum pulih benar, ditambah pengumuman kenaikan BBM bersubsidi memukul segala sektor ekonomi," ungkapnya.

Ia memaparkan, inflasi bertambah sebesar 0,77 pada September 2022, harga minyak goreng naik 100 persen, harga telur naik 30 persen, dan harga transportasi naik 30 persen. Menurut dia, peningkatan sejumlah harga tersebut tidak diimbangi dengan kenaikan upah dan tersedianya lapangan kerja.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Haul Akbar di Masjid Nurul Huda Pamekasan, Satukan Generasi dan Santri Kiai Mattawi':