Doa bersama di makam Raden Alsari di Kolpajung, Pamekasan, Senin (16/2/2026)
PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com -Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menerima kunjungan keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat dalam agenda Muhibbah Budaya di Pendopo Ronggo Sukowati, Minggu (15/2/2026) malam.
Kunjungan ini bertujuan mempererat hubungan historis dan budaya antara Pamekasan dan Surakarta yang telah terjalin sejak ratusan tahun lalu.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Hadir mewakili Keraton Surakarta, Kanjeng Raden Mas Haryo (KRMH) Eddy Wirabhumi, suami Gusti Kanjeng Ratu Wandansari atau Gusti Moeng, putri Susuhunan Pakubuwana XII.
Turut mendampingi rombongan, Wali Kota Salatiga, Dewan Kesenian Pamekasan (DKP), Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pamekasan, serta Forum Silaturahmi Keluarga Keraton Pamekasan (FSK2P).
Dalam sambutannya, KRMH Eddy Wirabhumi menegaskan hubungan Surakarta dan Pamekasan bukan sekadar hubungan budaya, tetapi juga ikatan genealogis yang kuat.
“Pamekasan dan Surakarta adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Ikatan ini akan selalu kami jaga agar tidak hilang, karena Keraton Pamekasan bagian dari Surakarta yang tidak bisa dilupakan sampai kapan pun,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyambut hangat kunjungan tersebut.
Ia menyebut pertemuan ini menjadi pengingat penting akan hubungan sejarah yang kuat antara kedua daerah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




