Tiang yang ditabrak Resa saat latihan di Bandara Notohadinegoro.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Ekani Nanda Resa, atlet gantole asal Banyuwangi, harus dilarikan ke RSD dr. Soebandi Jember usai mengalami kecelakaan saat latihan di Bandara Notohadinegoro, Minggu (16/10/2022) lalu. Resa, atlet 21 tahun tersebut, mengalami kritis akibat terjatuh usai menabrak tiang listrik.
Akibatnya, atlet yang sempat tampil dalam Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) VII Jatim 2022 itu tak sadarkan diri dan kini tengah mendapatkan perawatan intensif di RSD dr. Soebandi.
BACA JUGA:
- Harga Tiket Pesawat Jember-Jakarta Turun Jadi Rp1,5 Juta Mulai 13 Januari 2026
- Penerbangan Perdana Jember-Jakarta Resmi Dibuka, Gus Fawait Dorong Akses Ekonomi
- Fly Jaya Buka Rute Jember-Jakarta, Tiket Resmi Sudah Tersedia
- Penerbangan Perdana Fly Jaya di Bandara Notohadinegoro Diundur ke 23 September 2025
dr. Andre, dokter spesialis bedah syaraf RSD dr. Soebandi, yang pada saat ini menangani Resa, menerangkan bahwa yang bersangkutan dalam kondisi tidak sadar dan mengalami luka terbuka di kepala.
"Pasien tersebut datang (16/10) dengan tidak sadar, jatuh (dari gantole) dengan kondisi kepala dengan luka terbuka di bagian kanan. Kondisi tidak sadar dengan luka terbuka di tempurungnya, didapatkan dengan patahan tulangnya masuk ke jaringan otak. Sehingga kalo bahasa kedokterannya terjadi open fraktur impresi (tengkorak remuk). Jadi harus segera ditangani," ungkapnya.
Untuk tindak lanjut, pihaknya melakukan tindakan operasi yang telah dilakukan Senin (17/10) kemarin. Kini, Resa masih dirawat di ruang insentive care unit (ICU).

"Mulai awal datang kita stabilisasikan, kita kasih oksigen, beri cairan infus, kita beri antibiotik, kita beri obat nyeri, juga vitamin untuk otaknya. Kita persiapkan operasi setelah mengetahui hasil CT scan, terus kita operasi, kita bersihkan, ambil tulangnya, dan kita tutup lukanya. Terus sekarang kita tidurkan dengan bantuan mesin di ruang ICU," terangnya.






