Inilah Berkah 23 PWNU Ancam Mosi Tidak Percaya terhadap PBNU

Inilah Berkah 23 PWNU Ancam Mosi Tidak Percaya terhadap PBNU foto: bangsaonline

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – CEO HARIAN BANGSA dan BANGSAONLINE menilai bahwa 23 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)  yang mengancam mosi tidak percaya terhadap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sangat beruntung dan penuh berkah. 

“Karena berkat keberanian moral mereka inilah sehingga - suka atau tidak suka – PBNU harus menggelar Muktamar ke-35 NU pada Agustus 2026,” ujar Mas’ud Adnan, Selasa (5/5/2026).

Padahal sebelumnya, tegas dia,  berbagai upaya mediasi telah dilakukan, termasuk oleh para kiai sepuh, tapi tak mempan: Kiai Miftah selaku Rais Aam dan Gus Yahya selaku Ketua Umum PBNU tetap jalan sendiri2. Bahkan SK PCNU terbengkalai.

"Ya, inilah berkah besar keberanian moral 23 PWNU yang mengancam mosi tidak percaya pada PBNU itu," tambahnya.

“Tapi, untuk lebih gamblangnya, silakan simak Podcast BANGSAONLINE di channel YouTube yang menghadirkan Prof Dr KH Imam Ghazali Said, MA sebagai nara sumber,” ujar Mas’ud Adnan.

Menurut Mas’ud Adnan, kini setelah didatangi 23 PWNU para petinggi PBNU yang selama ini selalu bertikai tak kunjung selesai, mulai mengeluarkan SK dan juga telah menentukan pelaksanaan Muktamar NU pada Agustus 2026 sesuai tuntutan 23 PWNU.

“Alhasil, 23 PWNU itu telah menjadi penyelamat NU. Termasuk menyelamatkan NU dari sikap cuek PBNU yang selama ini tidak peka terhadap kegelisahan dan kecewaan para kiai dan warga NU,” ujar Mas’ud Adnan.

Menurut dia, marwah NU belakangan ini sempat ternoda gara-gara pertikaian Kiai Miftachul Ahyar melawan Gus Yahya.

“Dan menjadi sasaran gunjingan serta buli sehingga warga NU di bawah menanggung malu,” tegas Mas’ud Adnan

Ia berharap langkah 23 PWNU mendapat dukungan dari PWNU dan PCNU. Sehingga dalam Muktamar ke-35 NU mendatang terpilih orang-orang yang clean dan clear.

”Semoga keberanian moral 23 PWNU itu diikuti oleh PWNU dan PCNU yang lain dari seluruh Indonesia,” harapnya.

Menurut Mas’ud Adnan, sekarang inilah peluang emas dan momentum mengabdi secara tulus kepada NU, terutama kepada Hadratussyaih KH M Hasyim Asy'ari dan para muassis NU lainnya.

“Ya, ini demi keselamatan NU,” ujarnya.

Mas’ud Adnan mengaku telah mewawancarai seorang nara sumber (ketua PWNU).

“Beliau mengatakan bahwa PBNU langsung memproses dan menurunkan banyak SK PCNU yang selama ini ditahan yang jumlahnya mencapai hampir 100 SK,” ujar Mas’ud Adnan.

Menurut Mas’ud Adnan, memang PWNU dan PCNU yang punya mandat dalam Muktamar NU.

“Jadi mandat besar ada di PWNU dan PCNU. Mereka ini yang bisa menaikkkan dan menurunkan PBNU. Karena itu, ketika PWNU dan PCNU bersatu, maka PBNU yang selama ini merasa digdaya, bahkan main pecat dan suka intervensi Konfercab NU dan Konferwil NU sekarang lemas tak berdaya,” ujarnya.

Selamat menonton Podcast BANGSAONLINE dan jangan lupa disubcribe ya.