Amankah Makanan Kucing Dikonsumsi Anjing?

Amankah Makanan Kucing Dikonsumsi Anjing? Ilustrasi makanan anjing. Foto: Freepik

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Kucing dan Anjing memiliki perbedaan jenis makanan, yaitu makanan jenis kering dan makanan jenis basah.

Jika dilihat sepintas, makanan anjing dan kucing tampak mirip namun kandungan didalamnya jauh berbeda.

Anjing yang merupakan binatang domestik suka mengendus ini, apabila menemukan makan yang menarik mintanya, hewan ini langsung melahapnya. Termasuk makanan kucing.

Lantas, apakah makanan kucing aman dikonsumsi oleh anjing?

Melansir The Spruce Pets, pada dasarnya, anjing memiliki sistem pencernaan yang berbeda dengan kucing. Oleh sebab itu, pembuat makanan hewan sudah menakar kandungan apa saja yang ada di dalam makanan kucing dan anjing.

Anjing merupakan hewan omnivora, dimana hewan yang sering digunakan polisi sebagai pelacak kriminal ini, bisa mengkonsumsi makanan nabati maupun hewani.

Sedangkan, kucing merupakan hewan karnivora yang hanya bisa mengkonsumsi makanan dari protein hewani.

Kebutuhan protein dan lemak, kucing lebih membutuhkan lebih banyak dari pada anjing. Dalam kebutuhannya, kucing butuh 11 asam amino, sedangkan anjing hanya membutuhkan 10 asam amino esensial. Serta, kucing juga membutuhkan asam amino tambahan, yaitu taurine.

Karena inilah, produsen makanan kucing selalu memberikan tambahan protein dan lemak, terutama taurine. Sedangkan produsen makanan anjing, hanya konsentrasi pada lemak dan protein yang lebih rendah dari makanan kucing.

Makanan kucing, terasa lebih beraroma dan lebih lezat, dimata anjing. Nutrisi yang dikandung pada makanan kucing juga bisa memenuhi kebutuhan nutrisi anjing.

Bahaya makanan kucing jika dikonsumsi anjing.

Dasarnya, makanan kucing tidak berbahaya bagi anjing, seperti yang disebutkan, kandungan nutrisi pada makanan kucing lebih banyak daripada kandungan nutrisi pada makanan anjing. Namun, ada kondisi-kondisi tertentu yang membuat makanan kucing baik dikonsumsi bagi anjing.

Dalam kondisi kesehatan tertentu, seperti anjing terkena serangan kanker, memiliki gangguan otot dan kehilangan selera makan, pemberian makanan kucing bisa menggugah selera anjing dengan memberikan makanan kucing.

Namun, makanan kucing juga membahayakan anjing apabila dalam kondisi tertentu. Misalnya, ketika anjing memiliki gangguan saluran cerna, mengkonsumsi makanan kucing, membuat anjing bisa muntah dan diare. Hal ini dikarenakan, sistem cerna pada anjing mengalami masalah perombakan protein yang ada.

Dan apabila, anjing memiliki masalah hati dan ginjal, juga menjadi masalah saat merombak protein yang tinggi dalam makanan kucing. Jadi, baiknya, tidak memberikan makanan kucing yang berlebih dan juga, jika ingin memberikan, pastikan kondisi anjing tersebut dalam kondisi sehat pada bagian pencernaan. (rif)