Ilustrasi.
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Polres Sampang hingga kini belum menangkap 9 orang pemerkosa gadis 13 tahun di Kecamatan Robatal. Padahal, Zainol Arifin, selaku paman korban telah melaporkan peristiwa tersebut pada Minggu (23/10/2022) lalu.
Ia mengaku belum menerima konfirmasi terkait perkembangan laporan dari pihak kepolisian. Zainol berharap, Polres Sampang segera menangkap semua pelaku yang telah menodai keponakannya.
BACA JUGA:
- Polres Sampang Selidiki Laporan Wanita yang Diduga Direkam Tetangganya saat Mandi hingga Viral
- Vonis 5 Tahun Penganiaya Guru Tugas di Sampang, Kuasa Hukum Korban Singgung Percobaan Pembunuhan
- Polres Sampang Bantah Ada Penghadangan Saat Penangkapan Lansia di Ketapang
- Pemuda di Tambelangan Sampang Ditangkap usai Curi 16 Karung Gabah dan Beras
"Ponakan saya masih duduk di bangku sekolah SMP, kami harap Polres Sampang segera menangkap semua pemerkosa ponakan saya," ujarnya saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Selasa (1/11/2022).
"Ponakan saya jadi korban pemerkosaan 9 orang pada sebuah rumah kosan di Pamekasan. Pelaku di antaranya cowok korban. Dari pengakuan ponakan saya, ada 9 orang pemerkosa. Selain pacarnya, ada juga yang sudah berkeluarga. Pelakunya termasuk warga sekitar," paparnya menambahkan.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Irwan Nugraha, tidak mengelak adanya laporan pemerkosaan dari warga di Kecamatan Robatal. Ia sudah mengindentifikasi kasus ini dan bakal menindaklanjutinya.
"Laporannya sudah masuk. Korbannya bukan di bawah umur melainkan dewasa. Tapi untuk pelakunya memang belum ketangkap," tuturnya singkat. (tam/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




