AKP Eko Puji Waluyo, Kasihumas Polres Sampang
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Polres Sampang membantah narasi penghadangan massal terhadap petugas dalam video viral penangkapan seorang lansia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.
Video amatir yang merekam proses penangkapan tersebut sebelumnya ramai beredar di media sosial dan memicu berbagai spekulasi dari warganet.
BACA JUGA:
- Polres Sampang Rotasi 6 Kapolsek, Kapolres Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Ngaku Punya Beking Loloskan Seleksi Polisi dan PNS, Pria Asal Sumenep Ditangkap Polres Sampang
- Ricuh di Arena Sabung Ayam Perbatasan Bangkalan-Sampang, Polisi Belum Beri Penjelasan
- Aksi Maling Motor Milik Pemuka Agama di Camplong Sampang Terekam CCTV
Sebagian unggahan menarasikan adanya aksi perlawanan warga terhadap petugas kepolisian di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengklaim informasi tersebut tidak benar. Ia menyebut situasi di lapangan berlangsung aman dan kondusif.
"Keramaian dan teriakan histeris dalam video pada 12 mei tersebut murni merupakan reaksi spontan dari pihak keluarga yang terkejut atas kedatangan petugas, bukan bentuk perlawanan dari warga sekitar," jelasnya, Minggu (24/5/2026).
Peristiwa itu terjadi saat petugas melakukan penjemputan paksa terhadap seorang pria lanjut usia berinisial T (65) yang diduga terlibat dalam kasus asusila.
Saat ini, T telah diamankan di Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




