AKP Eko Puji Waluyo, Kasihumas Polres Sampang
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Polres Sampang membantah narasi penghadangan massal terhadap petugas dalam video viral penangkapan seorang lansia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.
Video amatir yang merekam proses penangkapan tersebut sebelumnya ramai beredar di media sosial dan memicu berbagai spekulasi dari warganet.
BACA JUGA:
- Pemuda di Tambelangan Sampang Ditangkap usai Curi 16 Karung Gabah dan Beras
- Motor Petani Tembakau di Camplong Sampang Hilang saat Ditinggal ke Sawah
- Kejari Sampang Musnahkan BB Inkracht 1 Juta Batang Rokok Ilegal dan Ratusan Gram Sabu
- Empat Pelaku Curanmor di Sampang Dibekuk, Beraksi saat Korban Tertidur
Sebagian unggahan menarasikan adanya aksi perlawanan warga terhadap petugas kepolisian di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengklaim informasi tersebut tidak benar. Ia menyebut situasi di lapangan berlangsung aman dan kondusif.
"Keramaian dan teriakan histeris dalam video pada 12 mei tersebut murni merupakan reaksi spontan dari pihak keluarga yang terkejut atas kedatangan petugas, bukan bentuk perlawanan dari warga sekitar," jelasnya, Minggu (24/5/2026).
Peristiwa itu terjadi saat petugas melakukan penjemputan paksa terhadap seorang pria lanjut usia berinisial T (65) yang diduga terlibat dalam kasus asusila.
Saat ini, T telah diamankan di Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




