Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
“Bahkan, Pak Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan juga telah menyampaikan prediksi bahwa puncak gelombang Covid-19 subvarian Omicron XBB akan terjadi pada Desember 2022-Januari 2023. Ini tentu harus jadi kewaspadaan kita bersama,” imbuhnya.
Khofifah meminta masyarakat agar memperketat pemakaian masker baik di dalam maupun luar ruangan. Ia pun berharap agar setiap petugas keamanan di tempat-tempat umum kembali mengimbau dan mengingatkan masyarakat agar memakai masker untuk menjaga kebaikan dan keamanan bersama.
Selain itu, percepatan vaksinasi utamanya vaksinasi booster diharapkan bisa dilakukan percepatan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota di Jawa Timur. Kolaborasi TNI-Polri dan swasta agar bergerak cepat seperti dulu, mengingat saat ini vaksinnya sudah tersedia dan masyarakat umum diminta untuk segera ke tempat layanan kesehatan terdekat untuk melakukan vaksinasi booster.
“Kepada bupati/walikota mohon segera melakukan kolaborasi dengan TNI/Polri serta swasta , perguruan tinggi, sekolah, dan semua elemen strategis lainnya saya harap bisa kembali menggencarkan vaksinasi Booster ke masyarakat, karena stok vaksin yang minggu lalu sempat kehabisan kini sudah mulai kembali terisi,” urai Khofifah.

Secara khusus, Khofifah juga berterima kasih kepada semua pihak yang membantu percepatan vaksinasi di Jawa Timur. Sampai saat ini tingkat ketercapaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama hingga ketiga, Provinsi Jatim tercatat tertinggi kedua se-Indonesia.
Sebanyak 30,4 juta orang di Jatim telah menerima vaksin pertama, lalu sebanyak 25,9 juta telah mendapat vaksin dosis kedua dan sebanyak 8,4 juta orang telah menyelesaikan dosis ketiganya. Sedangkan untuk Vaksinasi dosis ke-empat, Jawa Timur masih mencapai 133.466 orang, yang membuat Jatim menjadi provinsi tertinggi distribusi Vaksin dosis keempat.
"Mengingat vaksin untuk booster telah siap maka saya mengajak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi booster di tempat layanan kesehatan terdekat demi kesehatan dan kebaikan kita semua," ucap Khofifah. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




