KPU Gresik bersama insan media saat mengadakan media gathering. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - KPU Gresik menggandeng insan media dan pegiat media sosial (medsos) mengadakan diskusi bertema 'Peran Media dalam Mensukseskan Pemilu Serentak Tahun 2024' di Hotel Aston Inn, Gresik, Rabu (16/11/2022).
Diskusi tersebut menghadirkan narasumber Ketua KWG M. Syuhud Almanfaluty, Wakil Ketua PWI Gresik Deni Ali Setiono, dengan moderator Nur Faqih.
BACA JUGA:
- Bahagiakan Anak Yatim, KWG dan KPUG Ajak 200 Anak Belanja Baju Lebaran di Pasar Gresik
- Targetkan 9 Kursi di Pemilu 2029, Golkar Gresik Gencarkan Konsolidasi hingga Tingkat Desa
- HPN 2026, KWG Ziarah ke Makam Pendiri dan Wartawan Senior di Gresik
- Gandeng Nurul Hayat, KWG Santuni Anak Yatim di Hari Pers Nasional 2026
Mengawali diskusi, Ketua KPU Gresik Achmad Roni menyampaikan progres pemilihan umum yang sudah berjalan 5 kali pasca refornasi. Ia menilai, pesta demokrasi terus berjalan dengan baik.
"Pemilu serentak yang dilakukan oleh Indonesia membuat banyak negara kagum. Makanya, banyak yang berguru ke Indonesia," ucapnya.
Namun demikian, kata Roni, penyelenggara memiliki banyak tantangan, terutama di era digitalisasi seperti saat ini.
"Di era digitalisasi saat ini semua masyarakat bisa menjadi wartawan tanda kutip. Mereka bisa menyebarkan informasi. Terlepas informasi itu benar atau tidak (hoax)," tuturnya.
Ia lantas mencontohkan gelaran pemilu 2019, yang diwarnai informasi hoax berupa adanya 10 kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos.
Termasuk di Kabupaten Gresik, terdapat kabar yang berembus bahwa kantor salah satu partai politik (parpol) digunakan untuk pelipatan surat suara.
"Kabar itu setelah ditelusuri ternyata tidak benar. Hoax," ungkapnya.
Karena itu, Roni mengajak insan media turut memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak menyebarkan hoax dalam menghadapi pemilu serentak 2024.
"Sehingga, masyarakat makin cerdas," terangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




