GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali dinobatkan sebagai 'Most Trusted Company'. Penghargaan tertinggi itu diberikan di Indonesia Good Corporate Governance Award berdasarkan implementasi tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG) yang baik.
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Budi Wahju Soesilo, mengatakan bahwa dua tahun berturut-turut pihaknya dinobatkan sebagai 'Most Trusted Company'. Namun, perolehan skor tahun ini lebih tinggi, yaitu 85,25 dibandingkan tahun sebelumnya dengan nilai 85,12.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Raih Penghargaan Tertinggi Platinum di Ajang SNI Award 2024
"Perolehan nilai yang lebih tinggi ini menjadi bukti jika penerapan GCG di Petrokimia Gresik dalam rangka memajukan pertanian Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menjaga ketahanan pangan nasional semakin baik lagi," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com, Kamis (22/12/2022).
Sebelumnya, Petrokimia Gresik sudah lima kali mendapatkan predikat 'Trusted Company' di ajang yang sama mulai dari tahun 2012, 2015, 2017, 2018 dan 2019. Sementara di tahun 2021 perusahaan berhasil naik level menjadi 'Most Trusted Company' dan dipertahankan di tahun ini.
Ada 3 kategori hasil penilaian dalam ajang ini. Yakni, Sangat Terpercaya (Most Trusted Company) untuk skor 85-100, Terpercaya (Trusted Company) untuk skor 70-84, dan Cukup Terpercaya untuk skor 55-69.
Baca Juga: Dirut Petrokimia Gresik Beberkan Program Transisi Energi 2024-2030 di Forum Internasional COP29
Penilaian yang dimaksud meliputi aspek self assessment, kelengkapan dokumen, makalah, dan wawancara/observasi. Menurut Soesilo, penerapan GCG dalam rangka memberikan layanan terbaik merupakan pondasi kuat bagi keberlanjutan perusahaan. Khususnya, dalam menghadapi tantangan.
Selain itu, penerapan GCG secara konsisten dan berkelanjutan juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik pada BUMN.
Mengacu regulasi tersebut, Petrokimia Gresik memiliki sebanyak 13 perangkat tata kelola yang ditetapkan di perusahaan, yaitu Pedoman GCG, Board Policy Manual, Corporate Policy Manual, Internal Audit Charter, serta Pedoman Etika Bisnis dan Etika Kerja yang mengatur standar moral maupun perilaku seluruh Insan Petrokimia Gresik dalam menerapkan tata nilai perusahaan.
Baca Juga: Satpol PP Gresik Gagalkan Pengiriman Miras asal Bali ke Pulau Bawean
Petrokimia Gresik juga berpedoman pada Panduan Sistem Manajemen Antipenyuapan, Pedoman Pengendalian Gratifikasi, Whistleblowing System, Penerapan Manajemen Risiko, Pelaporan Harta Kekayaan Pejabat Perusahaan, Penanganan Benturan Kepentingan, Sistem Pengendalian Fraud, dan Pedoman Business Continuity Management.
"Implementasi pengelolaan GCG di Petrokimia Gresik juga diperkuat dengan penerapan tata nilai BUMN sesuai arahan Menteri BUMN, Bapak Erick Thohir, yaitu AKHLAK yang merupakan kepanjangan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif," beber Soesilo.
Ia berharap, raihan penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan Petrokimia Gresik untuk terus meningkatkan kinerja dengan tetap menerapkan tata kelola perusahaan yang baik di segala bidang.
Baca Juga: Di Pasar Baru Gresik, Khofifah Panen Dukungan dan Gelar Cek Kesehatan Gratis
"Penerapan GCG secara konsisten juga akan mendukung kelancaran program transformasi bisnis perusahaan sebagai Solusi Agroindustri," tutup Soesilo.
Indonesia Good Corporate Governance Award merupakan ajang yang diselenggarakan oleh Majalah SWA dan Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG), serta didukung oleh SWANETWORK.
Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi kepada perusahaan yang berkomitmen dan konsisten menerapkan GCG secara berkelanjutan dalam menjalankan proses bisnisnya. (hud/mar)
Baca Juga: Dirut Petrokimia Gresik Dinobatkan sebagai Tokoh Penggerak Generasi Petani
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News