Masyarakat Tulungagung saat memperingati Shraddha Agung di Candi Gayatri, Kecamatan Boyolangu, Senin (26/12/2022).
TULUNGAGUNG, BANGSAONLINE.com - Ratusan masyarakat Tulungagung berpakaian adat mengikuti arak-arakan budaya dengan menggunakan dokar dan berbagai jenis kendaraan dimulai dari Candi Sanggrahan menuju Candi Gayatri, Kecamatan Boyolangu, Senin (26/12/2022).
Kegiatan yang dikemas festival ini, dalam rangka memperingati Shraddha Agung: Bhinneka Tunggal Ika, 2022.
BACA JUGA:
- Misteri ‘Red Painted Skeleton’ Tulungagung Terungkap, Fosilnya Disimpan di Belanda
- Deteksi Dini, BPJS Kesehatan Tulungagung Lakukan Skrining Siswa Sekolah Rakyat di Trenggalek
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- SMKN 2 Tulungagung Klarifikasi Sengketa Informasi Publik
Panitia anggota Konsorsium Bhinneka Tunggal Ika Tulungagung Akhol Firdaus mengatakan, peringatan Shraddha Agung ini, merupakan serangkaian festival kebudayaan dalam rangka menapaktilasi jejak-jeka perjuangan dan warisan Sri Gayatri Rajapatni, sebagai tokoh yang dipersonifikasikan dengan visi penyatuan Nusantara dan ajaran Bhinneka Tunggal Ika.
"Apa itu Sraddha agung yaitu upacara dan ritual suci dalam rangka memperingati dua belas tahun kematian Sri Gayatri Rajapatni," katanya usai melakukan upacara.
Menurutnya, pentingnya kegiatan ini, adalah adanya sosok yang dipersonifikasikan dengan visi penyatuan Nusantara dan ajaran Bhinneka Tunggal Ika.

"Oleh karena itu Tulungagung menjadi sangat penting, sebab di dalam negara Kertagama diceritakan bahwa wilayah ini disucikan untuk menaruh abu jenazah beliau," jelasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




