
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Keselamatan berlalu lintas selama dua pekan yang dilakukan oleh Polri di Jawa Timur bertemakan Operasi Keselamatan Semeru 2023 menjadi skala prioritas. Hal tersebut, tentunya mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis dan persuasif
“Harapannya dapat meningkatkan kepatuhan dan disiplin berlalu lintas masyarakat, sehingga mewujudkan kamseltibcarlantas serta menekan faktor fertilitas berkendara,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2023 di GOR Sidoarjo, Senin (6/2/2023).
Dalam kesempatan apel gelar pasukan yang juga dalam rangka pengamanan resepsi Harlah Satu Abad NU di GOR Sidoarjo, Gubernur Khofifah didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya, serta Forkopimda Sidoarjo meningkatkan kesiapan seluruh personel dalam pengamanan resepsi Satu Abad NU. Terutama, meningkatkan deteksi dini terhadap semua gangguan kamtibmas.
“Pelaksanaan pengamanan resepsi puncak Harlah Satu Abad NU, mari lakukan secara profesional dan humanis. Ingatkan dengan santun masyarakat atau jamaah yang hadir untuk tetap mematuhi segala peraturan,” tuturnya.
Sementara itu, sehari jelang puncak resepsi Harlah Satu Abad NU, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengimbau kepada masyarakat, khususnya jamaah yang hadir di GOR Sidoarjo, agar datang dengan niat ibadah yang khusyuk, mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh panitia maupun pihak keamanan.
Ia juga berpesan, jika para jemaah mengalami kelelahan atau butuh bantuan, masyarakat bisa mendatangi posko panitia maupun Polresta Sidoarjo.
“Selain menyediakan posko-posko keamanan, kami dari Polresta Sidoarjo juga membuka posko pelayanan kesehatan dan vaksinasi. Silahkan dapat dimanfaatkan oleh jamaah, semoga semua sehat, rangkaian acara berjalan khusyuk, lancar dan aman,” tutur Kapolresta Sidoarjo. (cat/sis)