Ketua DPD Gelora Jember, Tulus Madiyono, saat memberi keterangan kepada awak media.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Ketua DPD Gelora Jember, Tulus Madiyono, mengatakan bahwa perubahan dapil (daerah pemilihan) di Kota Suwar-Suwir merupakan keuntungan bagi partai baru seperti pihaknya saat Pemilu 2024.
"Dengan adanya penambahan dapil, tentu ada beberapa wilayah pemilihan (kecamatan) yang bergeser. Sehingga akan berdampak pada pergeseran sasaran gerak bagi partai lama. Hal tersebut tentu juga akan memakan waktu untuk melakukan penyesuaian," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (20/2/2023).
BACA JUGA:
- Hendak Gagalkan Curanmor, Karyawati SPPG di Umbulsari Jember Dibacok Pelaku
- Libur Lebaran, Pemkab Jember Sediakan Nakes dan Ambulans di Lokasi Wisata
- Ombudsman RI Tetapkan Jember sebagai 10 Besar Kabupaten Terbaik dalam Layanan Publik
- BP Taskin Soroti Jember, 124 Ribu Warga Masih Masuk Kategori Miskin Ekstrem
Ia pun mengaku bakal memanfaatkan semakin sempitnya areal dapil yang baru, sesuai PKPU No. 6 Tahun 2023. Dengan adanya 7 dapil yang semula 6, DPD Gelora Jember kini dapat menargetkan kemenangan suara di beberapa wilayah.
"Seperti Sukowono, yang awalnya di dapil 1, sekarang bergeser ke dapil 2, suaranya (dapil 1) berkurang, jumlah kursinya juga berkurang. Ini memudahkan sosialisasi untuk partai kita, karena arealnya tidak terlalu jauh. Paling tidak, target kita satu fraksi, 5 kursi lah," paparnya
"Menjadi partai baru yang berpartisipasi di pemilu menambah sensasi dan nuansa yang berberda dari partai yang lebih senior. Pembelajaran bagi kita, membuat semakin solid dan berharga. Jadi ternyata mendirikan partai itu tidak mudah, begitu," pungkasnya. (yud/bil/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






