Kolaborasi Antara Unej-Pemkot Pasuruan, Gus Ipul: Kemajuan Daerah Ditandai Majunya Perguruan Tinggi

Kolaborasi Antara Unej-Pemkot Pasuruan, Gus Ipul: Kemajuan Daerah Ditandai Majunya Perguruan Tinggi Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf, saat memberi sambutan.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wali Kota , Saifullah Yusuf, menghadiri seremonial penandatanganan kesepakatan bersama antara pihaknya dengan Universitas Jember terkait dengan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya, Kamis (23/2/2023).

"Kota memiliki pasangan, yaitu bersama dengan Universitas Jember, untuk itu saya bahagia sekolah kita makin maju karena dipegang oleh ahlinya. Keputusan yang tepat kepada pemerintah daerah, sehingga kampus dikelola dengan benar dan profesional sehingga banyak lulusannya berkualitas," kata pimpinan daerah yang akrab disapa itu

Baca Juga: Keren, Pasuruan Punya Sirkuit Motocross Bertaraf Nasional, Diberi Nama Sirkuit Putra Airlangga

Menurut dia, kemajuan suatu daerah ditandai dengan majunya sebuah kampus karena perguruan tinggi yang berkualitas akan mendapatkan perhatian dari pemerintah dengan memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang kurang mampu.

"Perguruan Tinggi Swasta tidak akan musnah bersaing dengan Perguruan Tinggi Negeri lain bila pengelolaan di lakukan yang benar dan berkwalitas serta di butuhkan komitmen dalam pengelolaannya juga harus baik," paparnya.

menyampaikan bahwa Kota yang maju mempunyai sekolah, rumah sakit dan pasar yang bersih, rapi juga berkwalitas.

Baca Juga: Data Penyaluran Bansos Tak Lagi Pakai DTKS, Mensos Gus Ipul Jelaskan Tentang DTSEN

"Saya melihat Kota yang maju mempunyai sekolah, rumah sakit dan pasar yang bersih dan rapi sebagai layanan kepada masyarakat," tuturnya.

Ia berharap, di Kota juga dibangun fakultas kedokteran khususnya Universitas Jember Kota .

Baca Juga: Ketua PSSI Pasuruan Angkat Bicara Soal Kericuhan Persekabpas Vs Tornado FC

"Saya pernah kedaerah tertinggal yang pertama kali dilihat Batalyon kemudian kampus yg menjadi penggerak ekonomi," ujarnya.

Selama dua tahun, bersama wakilnya membuat suatu perubahan untuk Kota .

"Kita mulai, kita punya legacy, agar tidak kalah dengan Surabaya dan Malang," katanya

Baca Juga: Gunakan Data Tunggal, Muslimat NU Sinergi dengan Kemensos dan Kementerian PPPA

Ia menilai, Kota mempunyai potensi dibidang wisata salah satu contoh Makam Kyai Hamid yang berdampingan dengan masjid.

"Kota kedepan akan ketemu dengan suasana Kota Madinah nanti ada suasana Mekkah terus Arofah dan jeddah dengan sepeda nabi adam dan pasar terapungnya," ujarnya

mengharapkan dukungan untuk mengembangkan pendidikan di Kota dengan face off.

Baca Juga: Teken MoU dengan Forum Rektor Indonesia Jatim, Mensos Ajak Perguruan Tinggi Entaskan Kemiskinan

"Jika Universitas Jember setuju, kita kembangkan fakultas Kedokteran di Kota ," harapnya

juga mengharapkan Kota menjadi wisata heritage dengan menciptakan suasana Eropa.

"Kita harus ramah kepada turis," harapnya

Baca Juga: Diduga ada Kebocoran Elpiji 3 Kg, Warung Soto Lamongan di Pasuruan Terbakar

Sebelum sambutan Wali Kota Iwan Taruna yang juga sebagai Rektor Universitas Jember memberikan apresiasi bisa MOU dengan Pemkot .

"Prodi D3 (Diploma Tiga) Universitas Jember ini bagian dari Pemkot yang dapat meningkatkan perekonomian Kota " ujarnya

Saat ini kampus Universitas Jember ada dibeberapa daerah diantaranya Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Lumajang dan Kota .

Baca Juga: Demo Warga dan LSM soal Dampak Tambang Sirtu di Sumberejo Pasuruan Sempat Diwarnai Baku Hantam

setelah sambutan Wali Kota menandatangani MOU Kesepakatan Bersama antara Pemkot dengan Universitas Jember dilanjut dengan penyerahan cinderamata.

Hadir dalam kegiatan Wali Kota Saifullah Yusuf (), Wakil Wali Kota , Rektor Universitas Jember, Kepala Perangkat Daerah dan diikuti dosen dan mahasiswa Universitas Jember. (ard/par/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Penuhi Air Bersih Warga, Pemdes Krandegan Sukseskan Program SPAM dari PUPR':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO