Ilustrasi
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - FAS (14), remaja asal Desa Sepande, Candi, Sidoarjo, harus meregang nyawa usai berkelahi dengan temannya, Sabtu (25/3) kemarin.
Perkelahian maut berujung kematian tersebut diduga terjadi karena hal sepele, yakni karena MB (12) merasa tersinggung oleh perkataan yang dilontarkan korban.
BACA JUGA:
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
- PNS Asal Taman Sidoarjo Meninggal Mendadak Usai Isi BBM di SPBU Kalijaten
- Diduga Dipicu Klakson, Pria di Waru Sidoarjo Sabet Pengendara Mobil dengan Celurit
- 2 Kecelakaan Motor di Balongbendo Renggut Tiga Nyawa
Jumiati (55), warga sekitar, saat ditemui mengatakan bahwa sebelum perkelahian terjadi, korban sempat dilempar handphone (Hp) oleh MB yang mengarah ke bagian dada.
"Mereka ini kan sesama teman sebaya. Katanya, pas sebelum berkelahi, MB sempat melempar Hp-nya ke korban mengenai dadanya. Korban saat itu sempat melawan," ujar Jumiati.
Setelah perkelahian berakhir, korban dikabarkan mengalami muntah darah dan langsung pingsan tak sadarkan diri.
"Pas setelah berkelahi, pingsan, lalu dibawa ke klinik. Ndak lama setelah itu, langsung dibawa ke RSUD," imbuhnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




