Herman Budiono, pemilik toko oleh-oleh tahu takwa Bah Kacung generasi ketiga saat memberi keterangan kepada awak media. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
"Hari biasa, kami hanya habis 10 masakan perhari, sejak mendekati lebaran H -1, lalu menjadi 45 masakan. Jadi naiknya sangat signifikan. Sekali masak, ada 200 biji tahu. Sedangkan harga tetap seperti tahun lalu, Rp. 5.000,-/biji," kata Herman Budiono, Senin (24/4/2023).
Menurutnya, pembeli di toko oleh-oleh nya, sebagian besar dari luar kota, hampir dari seluruh pulau Jawa ada. Dari Serang Banten, Jakarta, Semarang sampai Banyuwangi ada.
"Selain tahu, di tokonya juga tersedia berbagai macam oleh-oleh khas Kediri, seperti stik tahu, kripik bekicot, getuk gedang, kerupuk upil dan yang lainnya," pungkasnya.
Sedangkan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar dalam suatu kesempatan pernah mengatakan, bahwa makanan khas Kota Kediri yang disebut "tahu takwa" itu berbeda dengan tahu di daerah lain yang warnanya putih.
Menurutnya, tahu takwa khas Kediri ini, memiliki warna kuning yang didapat dari pewarna alami kunyit. Karena itulah, tahu takwa selain lezat, juga bisa membuat badan sehat.
"Menurut referensi yang saya baca, kunyit ini mengandung kurkumin. Nah, zat ini menjadi salah satu antioksidan kuat yang dapat menetralkan radikal bebas dalam tubuh," jelas Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




