Korban saat dinaikkan ke atas mobil untuk dilarikan ke rumah sakit dibantu oleh warga sekitar.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Seorang pemuda tewas di pelukan sang ayah. Ia diduga menjadi korban pembacokan dengan celurit di Dusun Bugatel, Desa Tebul Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (29/4/2023).
Korban diketahui mengalami luka bacok di bagian pipi dan kepala dengan kondisi sudah lemas tidak bernyawa di pelukan sang ayah kandung.
BACA JUGA:
- Polres Pamekasan Gelar Rilis Kasus Travel Umrah Diduga Jemaah hingga Rp10 Miliar
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugianto, membenarkan telah terjadi penganiyaan dengan benda tajam terhadap korban inisial AH (23), warga Dusun Montok Laok, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan.
"Ayah korban pembacokan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palengaan, setelah mengantarkan anaknya yang menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal ke rumah sakit," katanya.

(Korban Pembacokan yang dipeluk erat sang ayah dengan bersimbah darah)
Setelah menerima laporan, Polsek Palengaan bersama Satreskrim Polres Pamekasan langsung mendatangi tempat kejadian perkara.
"Mendatangi TKP dan mengamankan seseorang terduga pelaku dan dibawa langsung ke Polres Pamekasan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. (dim/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




