Korban saat dinaikkan ke atas mobil untuk dilarikan ke rumah sakit dibantu oleh warga sekitar.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Seorang pemuda tewas di pelukan sang ayah. Ia diduga menjadi korban pembacokan dengan celurit di Dusun Bugatel, Desa Tebul Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (29/4/2023).
Korban diketahui mengalami luka bacok di bagian pipi dan kepala dengan kondisi sudah lemas tidak bernyawa di pelukan sang ayah kandung.
BACA JUGA:
- Pemilik Travel Umrah di Pamekasan Jadi Tersangka, Kerugian Jemaah Rp300 Juta
- Kurang dari Sepekan, 9 Pelaku Kejahatan Jalanan Diringkus Polres Pamekasan
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Polres Pamekasan Gagalkan Penyelewengan 2 Ton Solar Subsidi di Pasean
Kasi Humas Polres Pamekasan, Iptu Sri Sugianto, membenarkan telah terjadi penganiyaan dengan benda tajam terhadap korban inisial AH (23), warga Dusun Montok Laok, Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan.
"Ayah korban pembacokan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palengaan, setelah mengantarkan anaknya yang menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal ke rumah sakit," katanya.

(Korban Pembacokan yang dipeluk erat sang ayah dengan bersimbah darah)
Setelah menerima laporan, Polsek Palengaan bersama Satreskrim Polres Pamekasan langsung mendatangi tempat kejadian perkara.
"Mendatangi TKP dan mengamankan seseorang terduga pelaku dan dibawa langsung ke Polres Pamekasan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. (dim/ns)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






