Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, saat memberi salam kepada warga di lingkungan tempat tinggalnya. Foto: Ist
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, menyatakan bahwa jabatan sebagai bupati hanya mandat, dan apabila merasakan masuk angin juga bisa kerokan.
Ia mengungkapkan hal tersebut ketika mewakili warga untuk memberikan sambutan pada acara Halalbihalal di lingkungan Budaya Cipta, Dusun Tepus, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem, pada Minggu (14/5/2023) malam.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Menurut pimpinan daerah yang akrab disapa Mas Dhito itu, identitasnya sebagai bupati akan berubah menjadi warga biasa saat pulang ke rumah.
“Saya ini juga manusia biasa, menjadi bupati hanya mandat, begitu saya pulang ke rumah itu melepas embel-embel atau tanda jabatan sebagai bupati,” tuturnya.
Ia menceritakan, dua hari belakangan dirinya harus menjalani jadwal yang padat. Sebagaimana diketahui, bupati berkacamata itu mengikuti serangkaian peringatan HUT Kabupaten Kediri ke-1219. Termasuk Tausiyah Kebangsaan hingga Konser Semarak Budaya yang berakhir pada Sabtu (13/5/2023) malam.
Serangkaian kegiatan itu membuatnya harus merasakan lelah hingga masuk angin.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




