Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Mochammad.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua Komisi IV DPRD Gresik, Mochammad, menyatakan, pada APBD Gresik tahun 2023 ada alokasi anggaran Rp7 miliar untuk perbaikan sekolah rusak. Baik itu untuk SDN maupun SMPN.
"Pada tahun 2023 ini, ada anggaran Rp 7 miliar untuk perbaikan sekolah rusak," ucap Mohammad kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (31/5/2023).
BACA JUGA:
- Bupati Gresik dan Dewan Komitmen Tuntaskan Perbaikan Jalan Poros Desa
- Perlintasan KA Gresik-Babat Diperbaiki Lima Hari, KAI Daop 8 Imbau Pengendara Kurangi Kecepatan
- Pemkab Gresik Raih WTP ke-11 Berturut-turut, BPK Soroti Pentingnya Tata Kelola Bersih
- BPJS Kesehatan Perpanjang Cicilan Tunggakan JKN hingga 36 Bulan
Ia menegaskan, anggaran Rp7 miliar digunakan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik untuk merehab sejumlah sekolah rusak. Rata-rata untuk perbaikan dilakukan dengan cara Penunjukan Langsung (PL) karena anggaran di bawah Rp200 juta per kegiatan (paket).
"Tinggal di-breakdown saja anggaran itu, berapa sekolah yang dapat rehap kalau dibuat rata-rata Rp200 juta per sekolah," tuturnya.
Namun, kata Mochammad, ada sekolah yang pembangunannya dari anggaran Rp7 miliar itu dengan cara lelang. Sebab, anggarannya mencapai Rp700 juta atau di atas Rp200 juta.
"Yang anggaran perbaikan sekolah Rp700 juta seperti sekolah yang ada di Kecanatan Balongpanggang karena mengalami kerusakan parah," ucap anggota Fraksi PKB ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




