Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, saat memberi pemaparan terkait daerah rawan kecelakaan.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Pemkot Batu melalui forum lalu lintas angkutan jalan telah mengindentifikasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas atau biasa dikenal dengan black spot area.
Area di Kota Batu yang diidentifikasi sebagai zona kecelakaan berisiko tinggi, yaitu Jalur Klemuk Songgoriti, Jurang Susuh Giripurno, Jalan Dusun Toyomerto, serta Jalan Dewi Sartika di depan Pasar Induk Kota Batu.
BACA JUGA:
- Pemkot Batu Jawab Pandangan DPRD soal 3 Raperda Strategis
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
"Salah satu solusi yang diusulkan adalah dengan meningkatkan sarana dan prasarana seperti pemasangan rambu dan marka jalan, serta papan petunjuk imbauan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu, Imam Suryono, melalui keterangan tertulis yang diterima BANGSAONLINE.com, Kamis (8/6/2023).

"Selain itu, solusinya juga ada penambahan penggunaan lampu penanda dan lampu peringatan, running light serta guard rail. Ada juga usulan untuk melakukan rekayasa lalu lintas pada jalur Klemuk, Toyomerto, Jurang Susuh, dan Jalan Dewi Sartika," paparnya menambahkan.
Selain 4 daerah rawan kecelakaan, forum juga menyoroti akan pentingnya penanganan segera terhadap area-area tersebut, dan membahas berbagai langkah untuk meningkatkan keselamatan jalan
Sementara itu, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Fokus utamanya adalah pada kelayakan jalan dan perlunya kerja sama dari berbagai instansi, termasuk organda untuk mencapai tujuan tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




