Masyarakat saat menyaksikan petik laut di Desa Pagagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan nelayan di Desa Pagagan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, menggelar petik laut, tradisi yang memberikan persembahan dengan melarungin sesaji dari hasil bumi, Rabu (19/7/2023).
Kepala Desa Pagagan, Moh Huri, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah yang memberikan segalanya, masyarakat istighotsah dan doa bersama.
BACA JUGA:
- Mahfud MD dalam Haul Kiai Agung Rabah Pamekasan: Semoga Berkontribusi terhadap Kemajuan Indonesia
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
"Ini adalah bentuk rasa syukur kepada allah yang telah memberikan kekayaan laut yang luar biasa untuk sumber kehidupan dan sumber rezeki bagi nelayan," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com.
Ia pun menyebut, tradisi ini sudah dilakukan turun menurun sejak nenek moyang sebagai bentuk rasa syukur yang diberikan Allah kepada para nelayan, sesaji yang dilarungkan dipercaya sebagai membawa keselamatan dan kemakmuran.
"Ini tradisi warisan leluhur. Tujuannya, sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang melimpah dan memohon keselamatan serta kemurahan rezeki," tuturnya.
Tradisi petik laut diakhiri dengan pawai kapal nelayan yang dihiasi dengan pernak-pernik cantik, agenda tersebut disaksikan ribuan masyarakat yang ingin juga mendoakan, dan juga melihat prosesi upacara. (dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




