Forum K2 Tenaga Teknis Pamekasan saat audiensi di DPRD.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Forum K2 Tenaga Teknis Pamekasan melakukan audiensi ke dewan, Senin (4/9/2023). Pasalnya, pemerintah daerah setempat dirasa tidak memperhatikan mereka.
Ketua Forum K2 Tenaga Teknis Pamekasan, Mahfud, menyatakan kedatangan pihaknya untuk menyampaikan beberapa aspirasi dan keluhan terkait pengangkatan serta kesejahteraan para anggota ke wakil rakyat.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
"Kedatangan kami ke sini membawa beberapa poin penting. Terutama berkaitan dengan nasib para K2 ini. Mulai dari kepastian nasib dan kesejahteraannya," ujarnya.
Pertama, kata Mahfud, berkaitan dengan pengangkatan PPPK atau ASN untuk tenaga teknis, semestinya pemerintah daerah tidak mengambil dari luar. Ia meminta agar menuntaskan K2 yang ada untuk diangkat.
"Jika ada pengangkatan, semestinya yang ada untuk dituntaskan terlebih dahulu. Jangan kemudian merekrut orang yang baru," tuturnya.
Dalam forum K2 di Pamekasan bervariasi masa pengabdiannya, ada yang 10 tahun, 15 tahun bahkan ada yang 20 tahun lebih yang mengabdi.
"Dari masa mengabdi tersebut, sudah saatnya DPRD dan Pemkab Pamekasan memikirkan juga nasib dan kesejahteraan K2," kata Mahfud.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




