Gubernur Khofifah di dampingi Bupati Mojokerto dan OPD terkait saat sedang meninjau tanaman refugia di lahan pertanian Desa Ngarjo.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak kepada seluruh para kelompok tani (poktan) untuk menerapkan manajemen tanaman sehat (MTS) di daerahnya masing-masing.
Hal itu disampaikan saat Gubernur Khofifah saat menghadiri acara Temu Lapang dan Pencanangan Manajemen Tanaman Sehat di Desa Ngarjo Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Kamis (7/9/2023).
BACA JUGA:
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
Ia mengatakan para petani dapat melakukan budi daya tanaman sehat, baik pada tanaman padi maupun tanaman lainnya. MTS penting untuk diterapkan oleh petani karena unsur tanah pasti kian berkurang setelah puluhan tahun dijejali pupuk kimia.
"Akhirnya kalau kita ingin tanaman bisa menghasilkan produktivitas yang tinggi, harus menambah pupuk, sementara pupuk bersubsidi makin berkurang," katanya.
Alasan lain petani harus menerapkan MTS, karena saat ini banyak sekali lahan yang terkonversi oleh kebutuhan-kebutuhan lain. Baik menjadi permukiman, industri, hingga jalan raya. Oleh sebab itu, perlu penerapan manajemen budi daya tanaman sehat, yang juga diadopsi satu prinsip dalam pengendalian hama terpadu.
"Membudidayakan tanaman sehat itu dengan memadukan semua teknologi budi daya berbasis ramah lingkungan. Tanaman sehat terkandung bahan organik, melalui penanaman refugia menjadi motivasi bagi petani. Selain untuk konservasi musuh alami, juga estetika lahan, dapat mengurangi penggunaan pupuk pestisida kimia, dan hasil panen menunjukkan peningkatan," jelas Gubernur Khofifah.
Menurut Gubernur Khofifah, budi daya tanaman sehat pada padi meliputi perbaikan kesuburan tanah, yang dapat dilakukan dengan penggunaan pupuk organik maupun kapur pertanian.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




